Penjualan 2018 Selamat Sempurna Ditargetkan Tumbuh 10%

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 24 Januari 2018 - 17:54 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Penjualan PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), produsen berbagai komponen otomotif ditargetkan tumbuh 10% pada 2018 ini.

“Penjualan filter oli untuk mobil diperkirakan naik 10% pada tahun ini. Bahkan, penjualan radiator mobil tahun ini diperkirakan stagnan karena komponen mobil yang satu itu memang jarang rusak dan (slow moving),” ujar Ang Andri Pribadi, Direktur Keuangan SMSM, di Jakarta, Rabu (24/01/2018).

Untuk lini produksi, demikian Ang, utilisasi pabrik perseroan baru mencapai 60% sehingga perseroan masih memiliki peluang untuk meningkatkan produksi tanpa perlu melakukan investasi berbagai mesin baru lagi.

“Pertumbuhan produksi filter kami juga diperkirakan tumbuh 10%. Kalau untuk radiator, produksinya cenderung stabil-stabil aja sehingga lini produksi kami sangat efisien dan dapat bersaing ketat di pasaran otomotif baik dalam maupun luar negeri,” papar Ang.

Ang menuturkan, sekitar 70% dari produksi filter dan radiator perseroan saat ini, atau sekitar 40-45 juta unit sudah diekspor ke lebih dari 100 negara setiap tahun. Bahkan, kendati sektor riil pada tahun lalu pengalami perlambatan pertumbuhan, perseroan masih dapat mempertahankan pertumbuhan bisnis hingga dua digit.

Per September 2017, total penjualan SMSM tercatat sebesar Rp889,41 miliar atau naik 26% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan sepanjang periode yang sama pada 2016 sebesar Rp705,24 miliar. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →