Kemenperin Ingin Kinerja Industri Pengelolaan Ikan Ditingkatkan

Oleh : Ridwan | Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:48 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto menginginkan kinerja industri pengolahan ikan di berbagai daerah dapat terus ditingkatkan sebagai upaya melesatkan nilai tambah produk kelautan dan perikanan nasional.

"Untuk ikan beku, ikan 'filet', udang beku serta industri pengolahan ikan lainnya harus ditingkatkan lagi," kata Panggah Susanto di Jakarta, Jumat (19/1/2018)

Panggah menginginkan untuk industri pengolahan ikan seperti yang terkait dengan tuna dan sarden kaleng dapat terus meningkat di atas 13 persen pertumbuhannya.

Hal tersebut, lanjutnya, agar pengolahan komoditas sektor perikanan juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan lebih dari 5,5 persen.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk meningkatkan produksi industri perikanan.

"Sekarang konsentrasinya agar ke industri pengolahan ikan, terutama yang mendorong untuk ekspor ikan, karena ekspornya kita turun," kata Presiden ditemui di Jakarta, Rabu (10/1).

Dia menjelaskan arahannya tersebut telah disampaikan kepada Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

Menurut Presiden, dirinya mendukung seluruh upaya untuk meningkatkan produksi perikanan di Indonesia, baik tangkap maupun budi daya. (Ant)

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →