Rehat Tengah Hari, IHSG Ditutup Turun ke Posisi 6.449

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 19 Januari 2018 - 12:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,35% atau 23 poin ke posisi 6.449 pada rehat tengah hari Jumat (19/01/2018) ini dibandingkan posisi pada sesi penutupan sehari sebelumnya di posisi 6.472.

IHSG sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 6.443-6.485. Sebanyak 157 saham mengalami kenaikan harga, sedangkan 175 saham harganya tergerus. Adapun 117 saham stagnan dan 164 saham lainnya tidak ditransaksikan sama sekali.

Nilai transaksi di seluruh pasar BEI pada sesi pertama perdagangan hari ini mencapai Rp3,38 triliun. Itu terdiri dari nilai transaksi di Pasar Reguler senilai Rp2,75 triliun, di Pasar Negosiasi sebesar Rp632,20 miliar dan di Pasar Tunai senilai Rp32,11 juta.

Volume perdagangan di sesi pertama perdagangan hari ini tercatat sebanyak 49,50 juta lot yang merupakan hasil dari 188.407 kali transaksi. Investor asing mencatat penjualan bersih saham (net selling) senilai Rp153,86 miliar dengan volume penjualan sebanyak 152.611 lot.

Sebanyak enam dari sembilan indeks sektoral BEI terhempas turun. Indeks sektor agrikultur mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 0,8% atau 12,94 poin ke posisi 1.614. Kemudian diikuti oleh indeks sektor konsumer dan indeks sektor keuangan yang masing-masing tertekan 0,74% dan 0,49%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers di sesi pertama perdagangan hari ini adalah KLBF harganya turun 2,31% atau Rp40 menjadi Rp1.695 per unit, EXCL yang harganya tergerus 2,19% atau Rp70 menjadi Rp3.130 per unit dan MNCN yang harganya susut 2,02% atau Rp30 menjadi Rp1.455 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah PTBA yang harganya naik 3,29% atau Rp100 menjadi Rp3.140 per unit, LPPF yang harganya meningkat 2,83% atau Rp300 menjadi Rp10.900 per unit dan BMTR yang harganya terangkat 2,31% atau Rp15 menjadi Rp665 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →