Astra International Lunasi Pembelian Tol Cikopo-Palimanan

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 18 Januari 2018 - 08:36 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Astra International Tbk (ASII), melalui anak usahanya PT Astratel Nusantara (ASTRAInfra), telah melunasi pembelian jalan tol Cikopo-Palimanan yang dibeli dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) pada 15 Januari 2018.

Adapun penyelesian transaksi jual-beli jalan tol sepanjang 116,75 kilometer itu dilaksanakan oleh anak usaha masing-masing pihak. Surya Semesta diwakili oleh dua anak usahanya, yaitu PT  Karsa Sedaya Sejahtera (KSS) dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA).

Pada 8 Mei 2017, Astra telah membayar uang muka sebesar Rp385 miliar kepada Surya Semesta. Total nilai jual-beli tersebut sebesar Rp2,95 triliun. Sisanya sebesar Rp2,565 triliun baru dilunasi Astra kepada Surya Semesta pada 15 Januari 2018.

Ruas tol Cikopo-Palimanan yang diresmikan pada Juni 2015 itu adalah jalan tol terpanjang di Indonesia. Ruas tol yang juga merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa tersebut melalui lima kabupaten di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka dan Cirebon.

Sementara itu, bagi manajemen Surya Semesta, divestasi ruas tol Cikopo-Palimanan tersebut adalah sangat positif. Dana hasil penjualan aset tersebut dapat digunakan sebagai tambahan modal bagi Surya Semesta bersama kelompok usahanya.

Dana tersebut, menurut manajemen Surya Semesta, akan digunakan untuk membiayai perluasan pengembangan kawasan industri di Subang, yang rencananya selesai pada 2019. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →