2018, Penjualan Pemasaran Anak Usaha KIJA Ditargetkan Rp1 Triliun

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 17 Januari 2018 - 10:18 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Penjualan pemasaran (marketing sales) PT Grahabuana Cikarang, anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), ditargetkan sebesa Rp1 triliun pada 2018, atau lebih tinggi sekitar 40% dibandingkan realisasi pada 2017 senilai Rp712 miliar.

Sekitar 50% dari target penjualan pemasaran 2018 perseroan tersebut akan dikontribusikan oleh penjualan proyek-proyek residensial dan sisanya berasal dari proyek-proyek komersial.

“Kami optimistis, kendati sudah memasuki tahun politik, penjualan properti tahun ini akan terus berkembang seiring dengan banyaknya para pengembang properti yang mulai meluncurkan berbagai produk baru,” ujar Sutedja Darmono, Presiden Direktur Grahabuana Cikarang, di Jakarta, Selasa (16/01/2018).

Suteja menegaskan, jika iklim politik berlangsung kondusif sepanjang tahun ini, maka industri akan lebih jauh lagi mengalami pertumbuhan. Karena itu, untuk mencapai target penjualan pemasaran tersebut, perseroan akan melakukan banyak peluncuran proyek baru pada tahun ini, disamping berbagai proyek yang sudah ada saat ini.

Proyek perseroan yang sedang berjalan saat ini adalah Apartemen Sewa Kawana Golf Residence tahap II yang dibangun sebanyak 104 unit. Penjualan yang diharapkan dari proyek ini sekitar Rp150 miliar. Produk properti ini diperkirakan bakal terjual habis pada Februari 2018 mendatang.

Kawana Golf Residence adalah satu tower apartemen sewa yang terdiri dari 234 unit. Proyek ini mulai dipasarkan pada triwulan keempat 2017. Pada proyek tahap I, sebanyak 130 unit apartemen telah terjual habis dengan nilai penjualan pemasaran Rp150 miliar.

Sementara itu, menurut Sutedja, proyek baru yang dikembangkan perseroan saat ini adalah proyek mixed use Sport City. Proyek yang dikembangkan di atas lahan seluas 21 hektar itu terdiri dari klaster perumahan, apartemen, komersial, ruang terbuka hijau, sarana olahraga dan sebagainya.

“Proyek tersebut akan kami luncurkan pada Februari mendatang. Adapun yang pertama kali kami luncurkan adalah klaster perumahan,” tukas Sutedja.

Untuk tahap I, perseroan akan meluncurkan produk klaster perumahan di Sport City bernama Monaco Townhouse sebanyak 200 unit. Klaster-klaster tersebut akan dipasarkan dengan harga mulai dari Rp580 jutaan.

Sedangkan proyek selanjutnya yang akan diluncurkan adalah apartemen berkonsep little Tokyo. Proyek ini merupakan kerja sama antara perseroan dengan PT PP Properti Tbk (PPRO). Proyek ini akan membidik segmen menengah. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →