Akupansi Perkantoran pada 2018 Diproyeksikan Turun 3-3,5 Persen

Oleh : Ridwan | Selasa, 09 Januari 2018 - 12:16 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Industri properti nasional masih bekum mengalani perubahan yang cukup signifikan dii tahun 2017. Namun, untuk sektor perkantoran (office) tahun 2017 dari sisi permintaan masih lebih baik dari tahun 2016.

"Sepanjang tahun 2017, untuk sektor perkantoran dari sisi permintaan masih lebih baik jika dibandingkan tahun 2016 yang lalu," ujar Ferry Salanto selaku Senior Asociate Director Colliers International dalam pemaparannya di Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Menurutnya, di tahun 2017, tenant yang mencari space luas terus berdatangan untuk mencari office park, namun tetap mencari yang baru. "Sisi positifnya adalah tetap banyak yang masuk dari sisi perkantoran," terangnya.

Dari sisi sewa, lanjutnya, tahun 2017 aktivitas persewaan di area CBD cukup tinggi, dengan harga sewa turun sekitar 6,2%. Sedangkan, untuk kawasan non-CBD, akupansi diproyeksikan turun sekitar 1,5%, disisi lain project rents naik 4,0%.

"Kami sedikit pesimis untuk akupansi di tahun 2018, proyeksi kita akupansi di tahun 2018 akan turun sekitar 3-3,5%," tuturnya.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →