2017, Penjualan Pemasaran PP Properti Tumbuh 21 Persen

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 03 Januari 2018 - 12:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Penjualan pemasaran (marketing sales) PT PP Properti Tbk (PPRO), anak usaha PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), mengalami pertumbuhan 21% menjadi Rp3 triliun pada 2017 dibandingkan pada tahun sebelumnya sekitar Rp2,48 triliun.

Taufik Hidayat, Direktur Utama PPRO, menuturkan, sekitar 24% dari total penjualan pemasaran 2017 tersebut dikontribusikan oleh Grand Kamala Lagoon, sekitar 18% oleh Grand Shamaya Surabaya dan sekitar 11% oleh Alton Semarang.

Disamping itu, menurut Taufik, sekitar 10% dari penjualan pemasaran tersebut dikontribusikan oleh Evencilio Depok, sekitar 9% oleh Begawan Malang dan sisanya 28% berasal dari beberapa proyek realti dan komersial lainnya.

“Dengan pencapaian marketing sales tersebut, maka kami optimistis perseroan bakal meraih laba Rp440 miliar pada 2017 kendati masih menunggu hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) atas kinerja tersebut,” papar Taufik di Jakarta, Rabu (03/01/2018).

Jika proyeksi laba bersih 2017 tersebut terealisasi, maka itu menunjukkan pertumbuhan laba sekitar 20,5% dibandingkan dengan realisasi laba bersih 2016 sebesar Rp365 triliun.

Menurut Taufik, hingga kini, laporan keuangan tahunan PPRO masih diaudit. Perencanaan terarah yang dilakukan selama ini diyakini dapat menghasilkan arus kas operasional yang positif sebesar Rp70 miliar pada 2017 dibanding 2016 yang negatif Rp185 miliar.

“Prioritas utama kami adalah peningkatan kinerja yang berfokus pada kesehatan keuangan. Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi pengembang yang mengalami peningkatan pembelian produk-produk properti dengan hard cash,” tukas Taufik.

Pasalnya, demikian Taufik, penguatan arus kas tersebut mendorong tercapainya neraca keuangan yang sehat. Per 31 Desember 2017, rasio utang terhadap modal tercatat 0,75. Itu masih di bawah satu kali, sehingga menunjukkan tingkat leverage yang terkendali. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →