Kadin: Kebijakan Fiskal Harus Jadi Stimulus Capaian Program Ekonomi Nasional

Oleh : Ridwan | Kamis, 21 Desember 2017 - 15:04 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan kebijakan fiskal seharusnya menjadi perangkat untuk meningkatkan atau menstimulus pencapaian dari program ekonomi nasional.

Rosan menjelaskan, seharusnya kebijakan pemerintah sesuai dengan kondisi ekonomi yang sedang terjadi. Jika pada saat perekonomian sedang mengendor, pemerintah harus menciptakan kebijakan-kebijakan yang mampu menstimulus dunia usaha semakin meningkat.

"Jika pertumbuhan lagi mengencang kita pengusaha juga akan mengerti untuk membayar pajak yang lebih tinggi," ujar Rosan di Jakarta (21/12/2017).

Jika memungkinkan, Rosan mengusulkan agar pemerintah membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada setiap transaksi selama jangka waktu tertentu.

"Hal ini dilakukan guna meningkatkan daya beli masyarakat karena selama ini PPN menjadi salah satu komponen yang membuat harga barang lebih tinggi," tutur Rosan.

Menurutnya, bebas PPN bisa diberlakukan dalam kurun waktu seminggu atau sebulan agar daya beli masyarakat bisa kembali terdongkrak dan merangsang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Pertumbuhan perekonomian kita growth-nya menjadi lebih banyak. Karena, kembali lagi, pertumbuhan ekonomi kita 50% lebih berasal dari konsumsi domestik. Kalau orang spending (membelanjakan uangnya), perekonomian akan jalan," kata Rosan.

Selain pembebasan PPN sementara, Kadin juga meminta pemerintah memberi insentif fiskal agar peranan sektor manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi kembali muncul.

"Kebijakan ini diharapkan bisa menjadi solusi permasalahan deindustrialisasi yang terjadi selama bertahun-tahun," tutupnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →