J Resources Targetkan Tambang Emas Pani dan Doup Berproduksi pada 2019

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 18 Desember 2017 - 10:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menargetkan tambang emas Pani dan Doup dapat beroperasi pada 2019. Karena itu, perusahaan pertambangan emas tersebut saat ini mulai mengembangkan kedua tambang emas tersebut.

Kedua tambang emas yang dimaksud adalah Pani yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Propinsi Gorontalo dan Doup yang terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Propinsi Sulawesi Utara.

“Kami telah melakukan eksplorasi di kedua tambang ini dengan hasil yang sangat baik, yaitu berupa penambahan yang signifikan baik cadangan maupun sumber daya,” jelas William Sunata, Direktur PSAB, dalam acara paparan publik di Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Wiliam menyebutkan, hingga Juni 2017, total cadangan emas di Doup tercatat sebanyak 1,509 Koz Au (kilo troyounce emas-red) dengan sumber daya sebanyak 2,594 Koz Au. Di periode yang sama, total cadangan emas di Pani tercatat sebanyak 502 Koz Au dengan sumber daya sebanyak 1,524 Koz Au.

“Eksplorasi yang kami lakukan berhasil meningkatkan sumber daya di Doup dari 996 Koz Au pada 2011 menjadi 2,594 Koz Au pada Juni 2017. Sedangkan di Pani, sumber dayanya naik dari 198 Koz Au pada Desember 2012 menjadi 1,524 Koz Au pada Juni 2017,” papar William.

Disamping eksplorasi, J Resources juga sedang melakukan persiapan untuk pengembangan kedua tambang emas tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Edi Permadi, Direktur PSAB, dalam acara paparan publik tersebut.

“Untuk tambang Pani, kami tengah memasuki persiapan ke tahap pra-konstruksi. Analisis dampak lingkungan (Amdal) sudah selesai dan perusahaan juga sudah mendapat Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujar Edi.

Sementara itu, demikian Edi, untuk tambang Doup, perseroan baru menyelesaikan Amdal untuk operasi produksi bijih oxide dan tengah mempersiapkan Amdal untuk produksi sulfida.

“Kami targetkan produksi emas dari tambang Doup sebanyak 100.000 troy ounces per tahun. Sementara dari tambang Pani akan diproduksi emas sebesar 50.000-70.000 troy ounces per tahun,” pungkasnya. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →