Lukisan Emas Bisa Menjadi Potensi Investasi

Oleh : Nina Karlita | Senin, 11 Desember 2017 - 06:55 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Zaman kini lukisan emas bisa menjadi potensi investasi baru di masa depan. Oleh karena itu, Gallery Artpreneur Centre (GAC) menampilkan mahakarya Kim Il Tae asal Korea Selatan, pelukis yang merupakan satu-satunya di dunia melukis dengan emas murni 24 karat.

Ada 22 karya lukis yang dipamerkan dan mayoritas lukisannya terinspirasi dari alam dan kehidupan di Korsel. Lukisan ini biasa disebut Korean Gold Painting. Karya lukis memiliki nilai seni yang tinggi dan juga menjadi investasi. Bila dilihat jumlah penduduk 270 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomii terbaik berdasarkan survei Bank Dunia, menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi global saat ini.

Pemilik GAC Gallery, Jimmy Sutopo, mengatakan dipilihnya lukisan Kim Il Tae, karena masyarakat Indonesia suka emas dan suka berinvestasi di emas. Karya lukis ini tidak ubahnya dengan menyimpan emas dalam bentuk lukisan dan diyakini memiliki potensi yang tinggi dari sisi investasi.

Untuk itu, GAC Gallery aktif mendorong masyarakat untuk berburu lukisan sebagai wahana investasi. Daripada uang hanya disimpan saja atau deposito yang bunganya rendah, ada baiknya melirik alternatif investasi lain, yakni lukisan.

"Sebelum dipamerkan di GAC, mahakarya Kim Il Tae dipamerkan di salah satu galeri seni kontemporer terbaik dunia, Galeri Sachi London. Tentunya lukisan emas ini memiliki penggemar tersendiri dari tokoh-tokoh ternama di dunia dan mengoleksinya. Mereka adalah Bill Gates, Oprah Winfrey, CEO Google Eric Schmidt, dan keluarga Kerajaan Inggris," katanya belum lama ini.

Jimmy menjelaskan pameran Korean Gold Painting karya Kim Il Tae ini menjadi yang pertama kali buat GAC memamerkan karya pelukis luar Indonesia. Sebelumnya hanya menampilkan karya-karya seni pelukis Tanah Air, baik yang masterpiece klasik seperti Affandi, Le Man Fong sampai dengan Raden Saleh hingga yang modern kontemporer. Ini menunjukkan GAC siap menjadi galeri kelas internasional .

Menurutnya, GAC ingin mengangkat karya-karya pelukis Indonesia. Jika pihaknya mendatangkan karya lukis asing adalah sebagai referensi seniman untuk memacu lebih produktif dan berkarya lebih bagus lagi. Pada prinsipnya GAC ingin membantu seniman Tanah Air, khususnya karya lukis.

"Visi misi GAC adalah menjadi wadah buat seniman Indonesia, namun tentunya harus melalui proses kurasi, sehingga GAC membawa standar baru untuk galeri seni di Indonesia," jelas Jimmy.

Setelah ditampilkan di GAC Gallery, Ciputra World 1 Jakarta lantai 11 hingga 10 Desember mendatang, karya Kim Il Tae akan dipajang di galeri di lantai 36 bersama dengan karya-karya seni berkelas koleksinya sampai bulai Februari tahun depan

 

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →