Gunakan Formula Harga BBM Baru, Pemerintah Ingin Lebih Efisien

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 25 November 2017 - 10:36 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY co.id -Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) semakin serius untuk merubah formula perhitungan penetapan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Saat ini Kementerian ESDM intensif mengevaluasi  formula perhitungan harga BBM. Kajian tersebut menyasar pada struktur serta komponen pembentukan harga.

Dengan perubahan struktur pembentukan harga maka diharapkan harga BBM bisa lebih efisien. “Kemungkinan formula baru, sedang dievaluasi seperti apa BBM ini. Biar jadi efisien harga bagi masyarakat,” kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral  Arcandra Tahar, di Kementerian ESDM, Jumat (24/11/2017).

Tren kenaikan harga minyak dunia menjadi salah satu alasan pemerintah mengevaluasi formula harga BBM yang selama ini digunakan.

Ada beberapa komponen pembentuk harga yang akan dievaluasi pemerintah. Selama ini harga dasar dibentuk oleh beberapa komponen, yakni harga indeks pasar (HIP), biaya alpha yang terdiri dari biaya distribusi, biaya penyimpanan, dan biaya perolehan kilang dalam negeri atau impor.

“Lagi dikaji, sedang dievaluasi, lihat saja formulanya, misalnya MOPS. Saya sedang pelajari untuk diperbaiki, kalau memang ada yang bisa diperbaiki,”  kata Arcandra.

Untuk menentukan HIP selama ini pemerintah  menggunakan harga MOPS. Fluktuasi harga minyak akan memengaruhi harga MOPS.

“Semua kita lihat seperti biaya distribusi MOPS-nya berapa, margin penyimpanan kalau pajak sudah jelas. Cost structure masing-masing komponen kita lihat,” kata Arcandra.(de)

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →