Bank BTN Diuntungkan Keberadaan e-Commerce di Indonesia

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 01 November 2017 - 18:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Bank BTN, diuntungkan oleh perubahan gaya hidup yang serba mudah dan cepat saat ini dengan hanya bermodalkan sebuah telepon seluler (ponsel) pintar (smartphone).

Melalui ponsel pintar tersebut, setiap orang saat ini dapat berbelanja dan melakukan berbagai transaksi melalui sistim online sehingga hal itu mendorong kenaikan tajam transaksi e-commerce Bank BTN.

“Total nasabah Bank BTN yang bertransaksi dengan menggunakan sistim online tersebut saat ini mengalami peningkatan lebih dari empat kali lipat,” ujar Budi Satria, Direktur Bank BTN, di Jakarta, Rabu (01/11/2017).

Budi mengemukakan, hal itu dapat dilihat dari data total nasabah Bank BTN yang bertransaksi online sebanyak 29.000 nasabah per September 2017 dibandingkan sebanyak 5.000 nasabah per September 2016.

Disamping itu, total transaksi online e-commerce mengalami lonjakan 595% per September 2017 dibandingkan periode yang sama pada 2016. Selain itu, nilai transaksi e-commerce Bank BTN juga melesat 473% di sepanjang periode tersebut.

Sungguh luar biasa, hanya dalam waktu setahun, trend belanja telah mengubah paradigma bisnis yang menuntut perbankan harus siap melayani para nasabahnya melalui sistim digital.

Ini adalah fakta bahwa gaya hidup saat ini telah mengalami pergeseran. Gaya hidup seperti itu juga sudah mulai merasuk ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang suka berbelanja.

Dunia modern saat ini didefinisikan sebagai suatu dunia dimana semua kebutuhan dilayani melalui sistim digital. Kondisi ini yang mendorong manajemen Bank BTN untuk terus membenahi diri.

“Ini adalah sebuah perubahan sekaligus kebutuhan yang perlu dipenuhi dan kami harus terus melakukan penyesuaian terhadap kondisi tersebut,” imbuh Budi. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →