Pengusaha Nasional Seharusnya Lebih Berperan Dalam Industri Infrastruktur

Oleh : Ridwan | Jumat, 27 Oktober 2017 - 05:16 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pengusaha Nasional yangtergabung dalam Kadin memberikan masukan kepada Presiden Jokowi, Kamis (26/10/2017). Salah satunya soal bagaimana mempercepat pembangunan infrastruktur dengan berbasis pada sinergi BUMN dan pengusaha nasional.

Ketua Kadin Roslan Roeslani mengatakan, pengusaha nasional seharusnya diberikan peran dalam sebuah proyek infrastruktur.

"Kami beri masukan, bagaimana mengakselerasi percepatan pembangunan infrastruktur. Bagaimana kita memberi peran kepada pengusaha daerah bisa berinvestasi dan tidak bersinggungan dengan BUMN dan BUMD," ujar Roslan, kepada awak media.

"Salah satunya adalah pekerjaan di bawah Rp 50 atau 100 miliar untuk diberikan kepada pengusaha daerah dan itu bentuknya tidak di-bundle," lanjut dia.

Roslan yakin dengan kebijakan demikian, pengusaha daerah bisa lebih meningkatkan kapasitas.

Hal itu diyakini akan berimbas besar pada terbukanya lapangan pekerjaan dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Menurut Roslan, Presiden Jokowi merespons positif masukan tersebut. Jokowi mendukung majunya pengusaha nasional.

"Respons Presiden sangat positif. Presiden menyampaikan kalau negara ini mau berkembang dan maju, pengusaha nasionalnya mesti berkembang dan mesti maju. Kadin sangat sangat mengapresiasi Presiden," ujar Roslan.

Bersama Presiden Jokowi juga hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri.

Para pengusaha yang hadir, antara lain Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto, Franky Widjaja, James Riady, Anton J Supit, serta beberapa pengusaha lain.

Dalam pertemuan itu, Menteri BUMN Rini Soemarno turut hadir bersama delapan menteri bidang ekonomi lainnya. Kadin sangat mengapresiasi keterbukaan Rini dalam pertemuan itu.

"Saya mengapresiasi Ibu Rini yang sangat terbuka dengan masukan kami. Kami pun menyadari pengusaha nasional punya banyak kekurangan sehingga di sinilah harusnya letak sinergi antara BUMN dan pengusaha nasional menjadi sangat penting," ujar Roslan.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →