Modal Jadi Bantalan Perbankan Hadapi Krisis

Oleh : Wiyanto | Rabu, 25 Oktober 2017 - 16:38 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Muliaman D Hadad mantan Ketua DK OJK menyatakan perbankan dapat berhenti menyalurkan kredit jika terjadi krisis keuangan.

Menurut dia, krisis perlu dicegah dengan menjaga sustainable ekonomi dan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi.

"Akan terjadi kerugian negara-negara yang mengalami krisis, makanya penting menjaga kestabilan dan pertumbuhan, kalau tidak bank enggak kasih kredit karena ekonomi stag," ujar dia di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Mantan deputi senior Bank Indonesia ini mendorong perlunya pertumbuhan yang sustainability. Ini demi mencegah dampak bahaya krisis akibat tidak stabilnya ekonomi.

Faktor terjadinya ketidak stabilan ekonomi, lanjut dia, bisa berasal dari internal dan eksternal. Maka daya tahan ekonomi yang terdapat pada stabilitas, menjadi modal dasar keseimbangan dan pertumbuhan tersebut.

Oleh karena itu, ia menilai modal keuangan menjadi faktor penting pada tubuh perbankan menjaga kestabilan dan pertumbuhan kredit. "Modal bagi perbankan bagaikan  bantalan saat instabilitas, maka stabilitas perbankan tercermin pada seberapa kuat permodalan," jelas dia.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →