Hari ini, IHSG Diprediksi Bakal Lanjutkan Kenaikan

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 24 Oktober 2017 - 08:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal melanjutkan kenaikan di perdagangan Selasa (24/10/2017) ini. Kendati demikian, pergerakannya masih dibayangi aksi jual yang memanfaatkan kenaikan sebelumnya.

“Pergerakan IHSG tampaknya tetap naik dengan pola yang tidak jauh berbeda seperti perdagangan kemarin,” ujar Reza Priyambada, analis PT Binaartha Sekuritas, di Jakarta, Selasa (24/10/2017) pagi.

Reza mengemukakan, kendati IHSG masih mungkin mengalami kenaikan, tetapi itu akan diimbangi oleh aksi jual yang memanfaatkan kenaikan IHSG sebelumnya. Pada perdagangan hari ini, peluang naik IHSG kembali terbuka kendati harus mencermati sentimen yang ada.

Reza berharap, aksi jual para pelaku pasar dapat kembali berkurang sehingga IHSG dapat mengkonfirmasi kenaikan. Karena itu, para pelaku pasar diharap mencermati berbagai macam sentimen yang dapat menghalangi potensi kenaikan indeks.

Reza menjelaskan, IHSG kemarin ditutup naik 0,35% ke 5.950. Dengan demikian, menurut daily pivot Bloomberg, titik support pertama dan kedua IHSG saat ini berada di level 5.941 dan 5.933. Adapun titik resistensi pertama dan kedua berada di 5.962 dan 5.974.

Dengan demikian, menurut Reza, adanya peluang kenaikan lanjutan di perdagangan hari ini dapat dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham pilihan.

Reza merekomendasikan BELI saham-saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Bank Jatim Tbk (BJTM), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) dan PT Timah Tbk (TINS). (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →