Presiden: Sejarah Kekejaman PKI Jangan Terulang

Oleh : Herry Barus | Minggu, 01 Oktober 2017 - 11:28 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo mengingatkan sejarah kelam kekejaman PKI jangan sampai terulang kembali di Indonesia saat sekarang dan yang akan datang.

Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta, Sabtu (1/10/2017)

Untuk itu, kata Jokowi, semua elemen bangsa harus memegang teguh Pancasila dan menjaga kesatuan serta tidak memberi ruang ideologi-ideologi yang bertentangan dengan dasar negara Indonesia.

"Jangan beri ruang ideologi-ideologi lain yang bertentangan dengan pancasila. Apalagi memberi ruang terhadap PKI," tegas Presiden.

Jokowi juga menegaskan bahwa posisi pemerintah sangat jelas, yakni memegang teguh TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966.

"Artinya komitmen kita, menurut saya, jelas karena di TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966 bahwa PKI itu dilarang. Jelas sekali. Tidak perlu diulang-ulang," katanya.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa dan memerintahkan TNI-Polri serta seluruh lembaga-lembaga pemerintah untuk bersama-sama bersinergi membangun bangsa, membuat rakyat tenang dan tentram serta bersatu padu menghadapi persaingan global.

 

Herry Barus Lihat semua artikel →