Keppel Land Investasikan Rp1,6 Triliun untuk Bangun Hunian Premium di Jakarta

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 22 September 2017 - 09:52 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Keppel Land Limited mengalokasikan investasi bernilai Rp1,6 triliun (sekitar S$170 juta) untuk membiayai pembangunan hunian bertingkat dengan kualitas premium di atas lahan seluas 7.700 meter persegi dan berlokasi di dekat jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Rencananya, hunian bertingkat premium tersebut berupa menara apartemen yang terdiri dari 400 unit apartemen mewah. Lokasi menara apartemen itu berdampingan dengan gedung perkantoran milik Keppel Land dan International Financial Centre Jakarta.

“Lahan yang dikembangkan dan memiliki luas semi gross 36.000 meter persegi tersebut, kami akuisisi melalui anak usaha, PT Sukses Manis Tangguh, dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bernilai Rp586 miliar (sekitar S$60 juta),” papar Ang Wee Gee, CEO Keppel Land, Rabu (20/09/2017).

Ang mengemukakan, manajemen Keppel Land akan memanfaatkan keahlian perseroan sebagai pengembang berpengalaman di Asia untuk membangun hunian bertingkat dengan kualitas premium.

Ang menuturkan, pembangunan hunian premium tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan para ekspatriat serta komunitas pengusaha lokal yang terus bertambah dan mencari apartemen terbaik di tengah kota.

“Pengembangan hunian premium itu dilakukan di Jakarta karena Indonesia dinilai sebagai salah satu pasar utama Keppel Land di Asia,” tutur Ang.

Disamping letaknya yang strategis di kawasan segitiga emas Jakarta, demikian Ang, lokasi hunian premium tersebut juga dekat dengan berbagai pusat perbelanjaan, ragam kuliner dan pusat hiburan.

“Disamping itu, dengan adanya pembangunan stasiun MRT (mass rapid transport-red) yang akan beroperasi pada 2019, para penghuni di kawasan hunian premium tersebut dapat menikmati akses transportasi terpadu,” imbuh Ang. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →