Rehat Tengah Hari, IHSG Ditutup pada Level 5.902

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 20 September 2017 - 13:09 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup pada posisi 5.902 pada akhir sesi pertama perdagangan Rabu (20/09/2017), atau relatif flat dibandingkan dengan penutupan perdagangan satu hari sebelumnya di level 5.901.

Hingga rehat tengah hari ini, IHSG bergerak di kisaran 5.893-5.908. Sementara itu, ada 151 saham mengalami kenaikan harga, 323 saham turun, 125 saham stagnan dan 174 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai jual-beli saham di sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp2,98 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan penjualan saham bersih (net selling) senilai Rp38 miliar dengan total volume penjualan bersih (net selling volume) sebanyak 37 juta unit saham.

Sebanyak lima dari 10 indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor industri dasar mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 0,75%, atau 4,56 poin ke posisi 612. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertanian dan indeks sektor pertambangan yang masing-masing meningkat 0,27% dan 0,25%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang harganya meningkat 2,5% atau Rp775 menjadi Rp31.875 per unit, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang harganya terangkat 2,2% atau Rp15 menjadi Rp690 per unit dan saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya naik 1,8% atau Rp175 menjadi Rp10.125 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang harganya susut 3,4% atau Rp350 menjadi Rp9.975 per unit, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya turun 2,7% atau Rp6 menjadi Rp218 per saham dan saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang harganya terpangkas 2,1% atau Rp80 menjadi Rp3.770 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →