Sore ini, IHSG Ditutup di Posisi 5.857

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 08 September 2017 - 18:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup pada posisi 5.857 pada akhir sesi kedua perdagangan Jumat (08/09/2017), naik 0,4% atau 25 poin dibandingkan pada penutupan satu hari sebelumnya di posisi 5.832.

IHSG di sepanjang perdagangan akhir pekan ini bergerak pada kisaran 5.819-5.886. Penguatan IHSG di akhir pekan ini ditopang oleh kenaikan harga 165 saham. Kendati demikian, ada 298 saham mengalami penurunan harga, 136 saham stagnan dan 150 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai transaksi jual-beli saham di BEI pada perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp8,39 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 16,04 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) senilai Rp2,73 triliun dengan volume penjualan saham bersih (net selling volume) sebanyak 7,32 miliar unit saham.

Sembilan dari 10 indeks sektoral BEI mengalami kenaikan di sepanjang perdagangan hari ini. Indeks sektor aneka industri mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,86% atau 24,19 poin ke posisi 1.327. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor industri dasar yang masing-masing meningkat 1,48% dan 1,03%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers pada perdagangan hari ini adalah saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya naik 4,8% atau Rp475 menjadi Rp10.300 per unit, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang harganya meningkat 2,4% atau Rp450 menjadi Rp19.025 per unit dan saham PT Astra International Tbk (ASII) yang harganya terangkat 2,3% atau Rp175 menjadi Rp7.825 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang harganya turun 2,8% atau Rp60 menjadi Rp2.050 per unit, saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang harganya terpangkas 1,5% atau Rp20 menjadi Rp1.355 per unit dan saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang harganya susut 1,4% atau Rp30 menjadi Rp2.100 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →