NFH Expo 2026 Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri F&B dan Hospitality Nasional

Oleh : Hariyanto | Kamis, 09 Juli 2026 - 18:40 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - TANGERANG – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan yang kuat seiring meningkatnya permintaan pasar, adopsi teknologi, serta semakin besarnya peluang produk lokal menembus pasar global. Momentum tersebut dimanfaatkan melalui penyelenggaraan Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026 yang resmi dibuka pada Kamis (9/7) di Hall 3 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Mengusung tema "Tap Into Indonesia's Finest Delicacies", pameran yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 itu menjadi ajang yang mempertemukan produsen, distributor, pelaku usaha, profesional industri, pemerintah, hingga masyarakat untuk mengeksplorasi perkembangan industri sekaligus membuka peluang kolaborasi dan bisnis baru di sektor food, beverage, dan hospitality.

Pembukaan pameran dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa bersama perwakilan kementerian, asosiasi industri, dan penyelenggara. Turut hadir Sekretaris Jenderal Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Gusti Laksamana, Ketua Umum Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Minerva Taran, President Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia Rafael Triloko Basanto, President Indonesian Pastry Bakery Society (IPBS) Louis Tanuhadi, serta Direktur PT Debindo Global Expo Rafidi Iqra Muhammad.

Direktur PT Debindo Global Expo Rafidi Iqra Muhammad mengatakan, NFH Expo 2026 merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri makanan, minuman, dan hospitality melalui inovasi serta pemanfaatan kekayaan sumber daya dan budaya Nusantara.

"Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026 merupakan wujud komitmen Debindo dalam mendukung pertumbuhan industri makanan, minuman, dan hospitality di Indonesia melalui inovasi serta pemanfaatan kekayaan sumber daya dan budaya Nusantara. NFH Expo menjadi platform yang mempertemukan pelaku industri, asosiasi, komunitas, pemerintah, dan mitra bisnis untuk memperluas jejaring, mempercepat adopsi inovasi, serta meningkatkan daya saing sektor HoReCa di Indonesia," ujar Rafidi.

Sekretaris Jenderal SCAI Gusti Laksamana menilai penguatan industri hanya dapat dicapai melalui sinergi lintas sektor. Karena itu, SCAI kembali menghadirkan Indonesia Brewers Championship (IBrC) Regional Barat sebagai wadah melahirkan brewer profesional sekaligus memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Umum PPJI Minerva Taran mengatakan NFH Expo menjadi ruang strategis bagi pelaku jasa boga untuk memperluas jaringan, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kualitas layanan. Melalui kolaborasi dengan penyelenggara, PPJI kembali menghadirkan Nusantara Culinary Challenge sebagai sarana pengembangan talenta profesional dan peningkatan standar kompetensi industri jasa boga.

President ACP Indonesia Rafael Triloko Basanto menambahkan inovasi dan profesionalisme menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing kuliner nasional.

"Bersama PT Debindo Global Expo dan PPJI, ACP kembali menghadirkan Nusantara Culinary Challenge sebagai ajang untuk mengangkat kekayaan kuliner Nusantara, menginspirasi lahirnya inovasi baru, serta memperkuat posisi kuliner Indonesia agar semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional," katanya.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan NFH Expo 2026 yang dinilai mampu mempertemukan para pelaku industri makanan, minuman, dan hospitality dalam satu ekosistem.

"Penyelenggaraan NFH Expo diharapkan dapat melahirkan berbagai peluang yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata melalui pengembangan kuliner dan hospitality Indonesia yang semakin berkualitas," ujar Ni Luh Puspa.

Selama empat hari penyelenggaraan, NFH Expo menghadirkan berbagai solusi industri mulai dari bahan baku makanan dan minuman, peralatan dapur profesional, teknologi pengolahan pangan, perlengkapan hotel dan restoran, hingga sistem pendukung operasional terbaru. Pameran ini juga diikuti ratusan perusahaan dan merek terkemuka seperti GEA GETRA, GASTRO, Barco, Lee Kum Kee, Tofico, dan Sango yang menawarkan berbagai inovasi bagi industri F&B dan hospitality.

Sebagai daya tarik baru, NFH Expo 2026 menampilkan instalasi edukatif Jalur Rempah hasil kolaborasi dengan Yayasan Negeri Rempah. Instalasi tersebut mengajak pengunjung mengenal perjalanan rempah Nusantara sebagai fondasi kuliner Indonesia sekaligus bagian penting dari sejarah perdagangan dunia.

Selain pameran, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai agenda seperti Nusantara Culinary Challenge, Indonesia Brewers Championship (IBrC) Regional Barat, cooking demo, workshop, business talkshow, peluncuran produk, hingga sesi berbagi inspirasi bersama chef, praktisi, dan pelaku industri. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, penyelenggara berharap NFH Expo mampu memperkuat daya saing produk Indonesia sekaligus mendorong lahirnya inovasi, kolaborasi, dan peluang bisnis yang mendukung pertumbuhan industri F&B dan perhotelan secara berkelanjutan.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →