Apresiasi Kepemilikan 51 persen Saham Freeport

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 02 September 2017 - 15:20 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah karena dinilai telah berhasil bernegoisasi baik dengan PT Freeport Indonesia terkait kepemilikan saham sebesar 51 persen Indonesia.

"Kami mengapresiasi kebijakan Presiden Jokowi atas 51 persen saham Freeport. Pajak pemerintah juga tidak terkurangi, dan pemerintah bisa menggunakan haknya dari KK (Kontrak Karya) ke IUPK (Izin Usaha Pertambangan Khusus) PT Freeport," ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi, sabtu (2/9).

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR dari partai Nasdem, Kurtubi juga menyampaikan apresiasi yang sama atas keberhasilan negosiasi yang dilakukan pemerintah.

Menurut Kurtubi, keberhasilan dimaksud terutama dalam hal ketersediaan Freeport meninggalkan KK dan mau mengikuti IUPK.

Apresiasi dan ucapan terimakasih juga datang dari anggota DPD RI asal Papua, Charles Simare Mare. Menurutnya, Presiden Jokowi telah berhasil dalam negoisasi aset negara atas 51 persen divestasi saham Freeport, dan Ia berharap,  agar hasil tersebut dapat dinikmati juga oleh masyarakat Papua.

Perlu diketahui, Freeport-McMoran setuju melakukan divestasi kepemilikannya di PTFI berdasarkan harga pasar yang wajar sehingga kepemilikan Indonesia atas saham PTFI akan menjadi 51 persen.

PTFI akan merubah bentuk Kontrak Karya menjadi suatu izin khusus (IUPK) yang akan memberikan hak-hak operasi jangka panjang bagi PTFI hingga 2041.

Dan Pemerintah akan memberikan jaminan kepastian fiskal dan hukum selama jangka waktu IUPK tersebut. Serta PTFI diminta berkomitmen membangun smelter baru di Indonesia dalam lima tahun.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →