Cool Intelligence 2026 Jadi Momentum Percepatan Industri HVACR Cerdas dan Berkelanjutan

Oleh : Candra Mata | Senin, 06 Juli 2026 - 12:03 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Transformasi industri Heating, Ventilation, Air Conditioning, and Refrigeration (HVACR) di Indonesia dinilai semakin mendesak seiring meningkatnya tuntutan efisiensi energi, digitalisasi, dan target pembangunan rendah karbon. 

Menjawab tantangan tersebut, Asosiasi Ahli Refrigerasi dan Tata Udara Indonesia (A2RTU) menggelar talk show "Cool Intelligence 2026" dalam rangka memperingati World Refrigeration Day 2026.

Mengusung tema "Transformasi Industri HVACR Indonesia Menuju Sistem Cerdas, Efisien, dan Berkelanjutan", kegiatan ini mempertemukan akademisi, pemerintah, pelaku industri, kontraktor, konsultan, manufaktur, hingga praktisi HVACR untuk membahas arah pengembangan teknologi pendingin dan tata udara di Indonesia.

Ketua Umum A2RTU, Kafi'uddin, S.Tr., M.T., CETS., GP, mengatakan bahwa transformasi industri HVACR tidak cukup hanya mengandalkan kemajuan teknologi. Menurutnya, keberhasilan perubahan juga ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia dan sinergi antarpemangku kepentingan.

"Transformasi industri HVACR harus berjalan seiring dengan inovasi teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dengan fondasi tersebut, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan daya saing industri HVACR di tingkat global," ujar Kafi'uddin.

Ia menambahkan, A2RTU berkomitmen menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan dunia pendidikan, industri, dan pemerintah dalam mendorong pengembangan teknologi HVACR yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

Dalam forum tersebut, peserta mengikuti dua sesi diskusi yang mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan teknologi refrigerasi, penggunaan refrigeran ramah lingkungan, penerapan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), Smart Building, Building Management System (BMS), Indoor Air Quality (IAQ), hingga strategi efisiensi energi sebagai bagian dari upaya mendukung target Net Zero Emission.

Selain menjadi ruang berbagi pengetahuan, penyelenggaraan Cool Intelligence 2026 juga menandai sejarah baru melalui Penganugerahan Tokoh HVACR Indonesia 2026, sebuah penghargaan yang diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai berjasa dalam memajukan pendidikan, profesi, dan industri HVACR di Indonesia.

Penerima penghargaan perdana adalah:

• Soufyan Moh. Noerbambang, M.Sc., atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, penulisan buku, dan peningkatan kompetensi di bidang HVACR.

• Ir. Supratman Hara, atas dedikasinya dalam mengembangkan Program Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik ITB sebagai jurusan pertama di Indonesia, sekaligus kontribusinya dalam penyusunan buku-buku panduan HVACR.

• Ir. Dick Arnan, atas kiprahnya sebagai penggagas berdirinya ASHRAE Indonesian Chapter (ACI) serta pelopor konsultan perencanaan sistem mekanikal dan tata udara di Indonesia.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para tokoh yang telah meletakkan fondasi penting bagi perkembangan HVACR nasional. Kami berharap penghargaan ini dapat menginspirasi generasi berikutnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan industri," kata Kafi'uddin.

Didukung Mitra Industri

Penyelenggaraan Cool Intelligence 2026 mendapat dukungan dari berbagai mitra industri, yakni Trias Inti Mitra Sejati, PT Adimas Isolasitama, PT Wilo Pump Indonesia, PT Sailendra Jaya Teknik, PT Roda Nurmala Indonesia, dan PT Dwi Mitra Teknindo.

A2RTU menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, mitra, narasumber, serta peserta yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Melalui penyelenggaraan Cool Intelligence 2026, A2RTU menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor kolaborasi dalam pengembangan teknologi HVACR nasional melalui peningkatan kompetensi SDM, inovasi teknologi, efisiensi energi, serta penerapan sistem yang cerdas dan berkelanjutan demi mendukung daya saing industri Indonesia.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →