BSD City Cetak Prestasi Global, Sinar Mas Land Bawa Pulang Penghargaan dari Austria
INDUSTRY.co.id - Jakarta – Sinar Mas Land kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia setelah meraih penghargaan internasional pada ajang FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2026 yang digelar di Hofburg Vienna, Austria.
Melalui proyek BSD City, perusahaan berhasil meraih predikat Silver Winner dalam kategori Masterplan, kategori yang diberikan kepada proyek pengembangan kawasan skala besar dengan konsep dan implementasi terbaik.
FIABCI World Prix d’Excellence Awards merupakan salah satu ajang penghargaan properti paling bergengsi di dunia yang diselenggarakan oleh Federasi Real Estate Internasional (FIABCI). Penghargaan tersebut menilai berbagai aspek mulai dari konsep pengembangan, inovasi, keberlanjutan, hingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.
Sinar Mas Land menjadi salah satu dari dua perwakilan Indonesia yang berhasil membawa pulang penghargaan pada ajang tersebut. Secara keseluruhan, perusahaan telah mengoleksi 12 penghargaan FIABCI World Prix d’Excellence Awards sejak 2011 hingga 2026.
Deputy Group CEO Strategy Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta mengatakan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional terhadap pengembangan BSD City sebagai kawasan kota mandiri yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.
"Pengakuan ini menjadi bukti bahwa perencanaan dan pengembangan BSD City sebagai mega township yang kami lakukan secara konsisten telah memenuhi standar kualitas dan keberlanjutan internasional," kata Herry dalam keterangannya.
Saat ini BSD City dikembangkan dengan konsep live, learn, work, play, shop, and dine berbasis smart city. Kawasan tersebut telah menjadi rumah bagi pusat pendidikan, kawasan bisnis, fasilitas kesehatan, hingga pusat inovasi dan teknologi.
BSD City juga terus mengembangkan konsep integrated smart digital city dengan dukungan teknologi seperti jaringan fiber optik, Internet of Things (IoT), sistem keamanan digital, hingga layanan kota berbasis data.
Dari sisi konektivitas, kawasan ini juga didukung akses yang luas dengan 8 gerbang tol serta terhubung dengan 5 jaringan KRL Commuter Line yang memudahkan mobilitas masyarakat menuju berbagai wilayah Jabodetabek.