ASUS ExpertBook Ultra Bidik Segmen Premium, Usung Performa AI dan Desain Ultra Ringan
INDUSTRY.co.id - JAKARTA — ASUS mempertegas ambisinya di pasar laptop bisnis premium melalui peluncuran ASUS ExpertBook Ultra. Di tengah percepatan transformasi digital dan meningkatnya kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI), perusahaan teknologi asal Taiwan itu menilai laptop bisnis kini bukan lagi sekadar perangkat kerja, melainkan pusat produktivitas dan mesin pemrosesan data untuk profesional modern.
ASUS mengklaim ExpertBook Ultra hadir untuk menjawab kebutuhan kalangan eksekutif, prosumer, hingga pemimpin perusahaan yang membutuhkan perangkat berperforma tinggi dengan mobilitas maksimal.
Laptop ini dibangun menggunakan paduan magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan dengan bobot hanya 0,99 kilogram, namun tetap dibekali baterai 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam penggunaan.
“ASUS ExpertBook Ultra merupakan puncak tertinggi dari rekayasa Asus sekaligus jawaban kami terhadap masa depan dunia kerja,” ujar Co-CEO ASUS, S.Y. Hsu.
Ia menambahkan, perangkat tersebut dirancang tanpa kompromi untuk menghadirkan performa AI tinggi dalam desain premium yang elegan.
“Kami memahami bahwa pemimpin bisnis masa depan membutuhkan mesin bertenaga AI yang mampu berpikir dan bekerja secepat mereka,” katanya.
Dari sisi performa, ASUS membekali perangkat ini dengan prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dan sistem pendingin ExpertCool Pro yang diklaim mampu mempertahankan thermal design power (TDP) CPU di level 50W secara stabil tanpa throttling.
Perusahaan juga menyebut grafis terintegrasi Intel Arc B390 mampu menghadirkan performa di atas NVIDIA RTX 4050 pada konsumsi daya 30W TGP.
Global Account Sales Director Intel APJ, Simon Chan, mengatakan perangkat tersebut mampu memaksimalkan hingga 50 TOPS performa komputasi dari NPU terbaru Intel.
“Kapabilitas ini memastikan pengguna profesional memiliki tenaga pemrosesan yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi bisnis berbasis AI yang kompleks dengan efisiensi tinggi,” ujarnya.
Tak hanya mengandalkan performa, ASUS juga menonjolkan pengalaman visual dan audio premium melalui layar sentuh 3K Tandem OLED 14 inci dengan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits dan refresh rate variabel 30Hz hingga 120Hz. Layar tersebut dipadukan dengan teknologi anti-glare Gorilla Glass Matte serta sistem audio Dolby Atmos enam speaker.
Dari sisi perangkat lunak, ASUS menyematkan paket AI enterprise MyExpert AI yang dapat berjalan secara lokal tanpa biaya langganan. Integrasi dengan Microsoft Copilot+ juga menjadi salah satu fokus utama perusahaan.
Sr. Partner Development Manager Commercial Device & Solution Sales Asia Microsoft, Lee Edgerton, menyebut integrasi AI lokal memungkinkan proses transkripsi rapat, penerjemahan real-time, hingga pencarian dokumen berbasis retrieval augmented generation (RAG) dilakukan langsung di perangkat.
“Hal ini memastikan latensi nol serta perlindungan data yang optimal untuk informasi korporasi yang sensitif,” ujarnya.
Sementara itu, Brand Ambassador ASUS Commercial Business Indonesia, Gita Wirjawan, menilai perangkat tersebut cocok untuk profesional dengan mobilitas tinggi.
“Bobot 0,99 kg, balutan warna Morn Grey yang elegan, serta kemampuan menghadirkan hingga enam jam produktivitas hanya dengan pengisian daya 15 menit menghadirkan definisi baru mobilitas berdaya tinggi yang tetap tampil berkelas,” kata dia.
ASUS menempatkan ExpertBook Ultra sebagai flagship baru di lini komersialnya. Perusahaan bahkan menyematkan slogan “The Flagship of the Industry. Period.” untuk menegaskan positioning perangkat tersebut di pasar laptop bisnis premium berbasis AI.