Bali All-Access Pass Resmi Diluncurkan, Akses Tanpa Batas ke 50+ Destinasi Unggulan dengan Concierge Pribadi

Oleh : Nina Karlita | Rabu, 06 Mei 2026 - 21:32 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – SatuSatu memperkenalkan Bali All-Access Pass, layanan akses perjalanan pertama di Indonesia yang menawarkan pengalaman menjelajahi Bali secara lebih praktis, terintegrasi, dan tanpa repot.

Mengusung konsep one pass, one personal concierge, layanan ini memungkinkan wisatawan menikmati lebih dari 50 destinasi unggulan di Bali hanya dengan satu pass yang tersedia dalam pilihan satu, dua, dan tiga hari.

Bali All-Access Pass dirancang untuk mengurangi kerumitan dalam merencanakan liburan. Dengan satu produk, wisatawan dapat mengakses berbagai pengalaman terbaik di Bali tanpa harus melakukan pemesanan terpisah di setiap destinasi.

Mulai dari Menikmati matahari terbit di Gunung Batur dengan Jeep, Ritual melukat di Tirta Empul, Bersepeda menyusuri sawah di Ubud, sampai Bersantai menikmati matahari terbenam di day club terbaik Bali.

Semua aktivitas tersebut dapat diatur langsung oleh tim concierge SatuSatu yang memahami kondisi dan karakter lokal secara mendalam.

Menariknya, Bali All-Access Pass diklaim memberikan nilai manfaat hingga empat kali lipat dari harga yang dibayarkan. Konsep ini memungkinkan wisatawan menikmati lebih banyak pengalaman tanpa terbebani biaya tambahan dari pemesanan yang berulang.

Brand Ambassador Bali All-Access Pass, Bobby Saputra (@supercoolben), mengaku terkesan dengan kemudahan layanan ini.

“Dengan Bali All-Access Pass, saya dibantu concierge pribadi yang menangani seluruh perencanaan dan koordinasi, sehingga perjalanan terasa begitu mulus dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya. Menurut saya, menjelajahi destinasi unggulan Bali menjadi lebih ringkas dan mudah dengan menggunakan pass ini,” kata Bobby.

Sistemnya pun sederhana. Wisatawan cukup membeli pass melalui Satusatu.com dan dapat menggunakannya kapan saja dalam periode 90 hari sejak pembelian. Setelah diaktifkan, tim concierge akan membantu merancang itinerary lengkap, termasuk rekomendasi aktivitas, pengaturan jadwal, hingga koordinasi transportasi.

Dengan demikian, wisatawan dapat lebih fokus menikmati momen liburan tanpa perlu memikirkan detail teknis perjalanan.

Group CEO dan Founder TipTip, Albert Lucius, menyebut Bali All-Access Pass sebagai langkah awal transformasi sistem perjalanan wisata di Indonesia. 

“Ke depan, kami melihat model ini akan berkembang ke berbagai destinasi di Indonesia, sehingga wisatawan dapat menjelajah dengan lebih mudah sesuai keinginan mereka,” kata Albert.

Bali menjadi destinasi perdana peluncuran layanan ini. Ke depan, SatuSatu berencana memperluas konsep All-Access Pass ke berbagai destinasi wisata lain di Indonesia dengan pendekatan serupa: kemudahan, fleksibilitas, dan pengalaman yang lebih terkurasi.

Dalam rangka peluncuran resmi pada Mei 2026, Bali All-Access Pass ditawarkan dengan harga khusus untuk periode terbatas hingga akhir bulan ini.

Kehadiran layanan ini sekaligus menjadi jawaban bagi wisatawan modern yang menginginkan pengalaman liburan praktis, efisien, namun tetap maksimal dalam menjelajahi keindahan Bali.

Dengan satu pass dan satu concierge pribadi, kini menjelajahi Bali bisa dilakukan tanpa batas dan tanpa ribet.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →