Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama Industri Kreatif dengan Irlandia
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, membuka peluang kolaborasi antara Indonesia dan Irlandia untuk memperkuat industri kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri perayaan Saint Patrick’s Day di The Summit Café, Jakarta, Senin (30/3). Dalam kesempatan itu, Menteri Ekraf menilai Irlandia sebagai mitra strategis yang mampu mendorong ekosistem ekonomi kreatif Indonesia ke pasar global.
“Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu mesin penggerak utama pertumbuhan Indonesia yang didorong ide, inovasi, dan talenta. Ekonomi kreatif tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga membentuk ekonomi yang lebih inklusif dan berwawasan ke depan. Dalam konteks ini, Irlandia menjadi mitra yang tepat dengan kekuatan konten dalam bercerita, industri digital, sastra, maupun film hingga mencerminkan ekosistem kreatif yang terhubung secara global,” ujarnya.
Irlandia sendiri merupakan salah satu eksportir jasa kreatif terbesar di dunia, dengan nilai mencapai USD231 miliar pada 2022. Sementara itu, ekspor Indonesia ke Irlandia di sektor komputer dan mesin pengolah data tercatat sebesar USD11,9 juta pada 2024. Hal ini menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan keterhubungan dan kolaborasi kedua negara.
“Kementerian Ekraf akan terus mendukung pertukaran talenta yang lebih besar dari sisi lintas mahasiswa, residensi seniman, dan inisiatif budaya bersama sehingga kolaborasi antara Indonesia dan Irlandia terus berkembang tidak hanya tingkat nasional, tetapi juga diantara komunitas kreatif global. Tentu pertemuan ini memberi ruang untuk kolaborasi, terutama dalam bidang-bidang seperti gim, co-production film, dan penerbitan, yang mana kedua negara memiliki landasan budaya mendalam,” ungkap Menteri Ekraf.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Sharon Lennon, mengapresiasi kehadiran pemerintah Indonesia dalam perayaan tersebut. Ia menilai momen ini menegaskan pentingnya kreativitas dan budaya sebagai jembatan kerja sama bilateral.
“Saint Patrick’s Day bukan hanya perayaan tentang Irlandia, tetapi juga tentang kreativitas dan budaya yang terkoneksi dengan komunitas global. Kami melihat Indonesia sebagai mitra penting sehingga ekonomi kreatif menjadi inti dari kerja sama yang ingin kami bangun dan tumbuhkan bersama,” ucapnya.
Ia juga menegaskan komitmen Irlandia untuk memperluas kerja sama global, termasuk dengan Indonesia, melalui misi diplomatik di berbagai sektor seperti mode, gim, gastronomi, budaya, dan industri kreatif lainnya di lebih dari 50 negara.
“Kami berharap ke depan Indonesia dapat menjadi bagian dari perayaan global Saint Patrick’s Day sekaligus memperkuat kolaborasi antara pegiat industri, akademisi, dan komunitas kreatif dari kedua negara,” harap Sharon Lennon.