Paradise Indonesia Bukukan Pendapatan Rp1,74 Triliun di 2025, Tumbuh 32,9%

Oleh : Hariyanto | Senin, 30 Maret 2026 - 14:08 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025 dengan membukukan kenaikan pendapatan neto sebesar 32,9% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp1,74 triliun. Capaian ini menegaskan konsistensi pertumbuhan Perseroan di tengah dinamika industri properti dan ekonomi yang masih menantang.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh berlanjutnya proses serah terima (handover) apartemen Antasari Place, kontribusi dari perluasan 23 Paskal Shopping Center yang mulai beroperasi pada pertengahan 2025, serta peluncuran Citadines pada September 2025. Kehadiran proyek-proyek ini turut memperkuat basis pendapatan berulang (recurring income) Perseroan ke depan.

Kinerja positif ini juga menandai tren pertumbuhan yang berkelanjutan dalam lima tahun terakhir. Di sisi lain, meski laba bersih tercatat terdampak oleh penyesuaian non-kas, Perseroan berhasil memperkuat posisi likuiditasnya secara signifikan.

Hingga 31 Desember 2025, kas dan setara kas Paradise Indonesia meningkat tajam sebesar 113,3% menjadi Rp771,39 miliar. Peningkatan ini didukung oleh aksi korporasi strategis, termasuk penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar serta arus kas masuk dari kehadiran mitra strategis pada salah satu aset Perseroan.

Langkah tersebut mencerminkan fokus INPP dalam menjaga struktur permodalan yang optimal sekaligus memperkuat fleksibilitas keuangan. Hal ini tercermin dari rasio Net Debt to Equity (Net DER) yang tetap rendah di level 0,21 kali, memberikan ruang yang luas bagi Perseroan untuk melakukan pendanaan strategis di masa mendatang.

Disiplin dalam alokasi modal juga terlihat dari fokus Perseroan terhadap pengembangan pendapatan berulang yang kini telah mencapai 70% dari total pendapatan. Basis pendapatan yang stabil ini memberikan prediktabilitas arus kas yang kuat, yang selanjutnya diinvestasikan kembali untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Memasuki kuartal II tahun ini, Perseroan berencana mengoperasikan 23 Semarang Shopping Center di Kota Semarang, Jawa Tengah, guna memperkuat portofolio di segmen komersial. Selain itu, INPP juga tengah mengembangkan Fase 1 proyek 88 Plaza di Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan kawasan retail dan ruko.

Dari sisi kontribusi pendapatan, segmen perhotelan menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 36%, diikuti segmen komersial sebesar 34%, serta penjualan properti sebesar 30% dari total pendapatan Perseroan.

Presiden Direktur dan CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan kesiapan Perseroan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan di tengah berbagai tantangan.

“Kami bersyukur dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang konsisten selama lima tahun berturut-turut sambil melipatgandakan cadangan kas, INPP kini siap tumbuh secara konservatif di tengah situasi yang penuh tantangan ini. Didukung Net DER rendah 0,21x dan basis recurring income yang solid, kami sangat siap mengakselerasi proyek-proyek ikonik baru demi nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.