Peringati World Cancer Day, Siloam TB Simatupang Hadirkan Layanan Komprehensif Kanker Lambung & Kolorektal
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Siloam Hospitals TB Simatupang memperkuat layanan deteksi dini dan penanganan kanker saluran cerna dalam momentum World Cancer Day bertema United by Unique, yang menekankan pendekatan individual sesuai kebutuhan tiap pasien.
Sebagai fasilitas kesehatan swasta dengan fokus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi, Siloam TB Simatupang kini meningkatkan layanan di bidang kanker, khususnya kanker lambung dan kolorektal. Layanan meliputi deteksi dini infeksi Helicobacter pylori melalui Urea Breath Test (UBT), prosedur endoskopi (gastroskopi dan kolonoskopi), hingga tindakan bedah digestif untuk kasus khusus.
Lebih dari setengah populasi dunia terinfeksi H. pylori, bakteri yang diklasifikasikan sebagai karsinogen kelas I oleh International Agency for Research on Cancer. Infeksi ini dapat menyebabkan gastritis, ulkus, limfoma MALT, hingga kanker lambung. Secara global, kanker lambung menyerang sekitar satu juta orang setiap tahun dengan 700.000 kematian.
dr. David Reinhard Sumantri Samosir, SpPD-KGEH mengatakan, “Diagnosis infeksi H.pylori dapat dilakukan dengan pemeriksaan non-invasif yaitu Urea Breath Test (UBT), atau pemeriksaan invasif yaitu prosedur endoskopi dan biopsi lambung. Urea breath test (UBT) menjadi pilihan utama dari berbagai pemeriksaan non-invasif untuk mendeteksi infeksi H.pylori dengan tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi. Selain berfungsi untuk mendeteksi ada atau tidaknya infeksi H.pylori pada pasien dengan keluhan lambung, UBT juga berperan dalam mengevaluasi keberhasilan terapi eradikasi atau terjadinya kekambuhan infeksi H.pylori.”
Ia juga menambahkan, “Penelitian terbaru menunjukkan bahwa infeksi bakteri H. pylori dapat meningkatkan risiko terbentuknya polip di usus besar, termasuk jenis polip tertentu yang bisa menjadi awal kanker lambung. Deteksi dan pengobatan dini sangat penting karena bisa membantu mencegah polip usus besar pada orang dewasa.”
Selain UBT, tersedia layanan endoskopi lengkap, termasuk gastroskopi, kolonoskopi, kapsul endoskopi, dan nasal endoskopi.
Untuk kasus kanker kolorektal dan kondisi kompleks lainnya, tindakan operasi dilakukan oleh subspesialis bedah digestif.
dr. Mudatsir, SpB Subsp. BD(K) menjelaskan, “Penanganan kanker saluran cerna bersifat sangat individual. Pada kasus tertentu, dokter akan menentukan strategi terapi berdasarkan kondisi pasien, ukuran tumor, serta luas penyebarannya — apakah hanya ada tumor primer atau sudah terjadi penyebaran ke organ lain (metastasis). Selama penyebaran belum mengenai organ lain secara luas, operasi dapat dilakukan secara kuratif termasuk pengangkatan jaringan tumor beserta usus yang terlibat dan cabang pangkal dari pembuluh darahnya sehingga dapat menurunkan risiko kekambuhan.”
Ia menambahkan, “Di sisi lain, deteksi dini berperan besar dalam meningkatkan keberhasilan terapi. Seperti contoh pada Pada kanker lambung, pemeriksaan Urea Breath Test (UBT) membantu mendeteksi keberadaan bakteri Helicobacter pylori dimana menjadi salah satu faktor risiko terbentuknya lesi pre kanker. Pada kasus lain seperti kanker kolon, skrining dapat dilakukan melalui pemeriksaan darah samar pada feses (fecal occult blood test), dan penanda tumor CEA. Bila ditemukan kecurigaan keganasan dapat dilanjutkan dengan salah satu prosedur endoskopi yaitu kolonoskopi agar kondisi saluran cerna dapat terlihat jelas sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat. “
Dr Dewi Wiguna, M.Sc menyampaikan, “Ketersediaan layanan diagnostik dan kesiapan doter dari multi disiplin, mendukung Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai one-stop solution untuk penanganan penyakit terkait digestif/pencernaan. Mulai dari pemilihan deteksi dini yang cocok hingga prosedur lanjutan dengan dukungan multi disiplin, memastikan layanan bersifat individualized dan berfokus pada patient safety. Khusus untuk pemeriksaan Kanker Lambung & Kanker Kolorektal Siloam Hospitals TB Simatupang menyediakan layanan komprehensif yang mengkombinasikan pemeriksaan UBT, endoskopi, dan tumor marker saluran cerna seperti CEA dan CA 72-4. Layanan UBT dan endoskopi di Siloam Hospitals TB Simatupang juga menerima rujukan bagi rumah sakit non Siloam. Harapan kami, semakin banyak orang yang menjadi lebih sehat dengan layanan medis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang,” tutup Dr Dewi.
Pemeriksaan UBT dilakukan setiap hari pukul 07.00–20.00 dengan hasil ±4 jam. Pasien perlu berpuasa minimal 4 jam sebelumnya serta menghentikan obat tertentu sesuai anjuran dokter.
Sementara itu, endoskopi memerlukan persiapan seperti konsultasi kondisi medis, puasa sekitar 8 jam sebelum tindakan, serta didampingi pengantar setelah prosedur.
Dengan pendekatan deteksi dini dan dukungan multidisiplin, Siloam Hospitals TB Simatupang berkomitmen menghadirkan layanan kanker saluran cerna yang komprehensif, terintegrasi, dan berfokus pada keselamatan pasien.