Menpar Widiyanti: IWO Presented by BTN 2026 Panggung Bergengsi Golf Wanita Asia-Pasifik dan Etalase Sport Tourism Indonesia

Oleh : Candra Mata | Senin, 02 Februari 2026 - 08:20 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Serpong, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, menghadiri putaran final Indonesia Women’s Open Presented by BTN 2026, sebuah ajang prestisius yang menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi utama golf wanita di kawasan Asia-Pasifik.

Dalam sambutannya, Menpar Widiyanti menyampaikan apresiasi mendalam terhadap para atlet yang telah berkompetisi selama beberapa hari terakhir. Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menampilkan pertandingan kelas dunia, tetapi juga memperlihatkan ketekunan, dedikasi, dan kesabaran luar biasa dari para pegolf perempuan.

“Dalam beberapa hari terakhir, kita tidak hanya menyaksikan pertandingan yang memukau, tetapi juga melihat secara langsung semangat, dedikasi, serta ketangguhan para pegolf perempuan luar biasa,” kata Widiyanti dalam sambutannya pada seremoni juara IWO Presented by BTN di Damai Indah Golf BSD Course, Minggu (1/2/2026).

Lebih dari sekadar kompetisi, Indonesia Women’s Open 2026 menjadi perayaan keindahan olahraga, sportivitas, serta semakin menguatnya peran perempuan di dunia olahraga profesional. Turnamen ini mencerminkan semangat inklusivitas dan kekuatan perempuan yang terus tumbuh, khususnya di cabang olahraga golf.

Menpar Widiyanti juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan turnamen, termasuk Asia Pacific Golf Media, Asia Golf Leaders Forum, OB Golf, Persatuan Golf Indonesia (PGI), Korea Ladies Professional Golf Association (KLPGA), serta para sponsor yang menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan golf wanita di Indonesia.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia dinilai memiliki potensi luar biasa dalam pariwisata golf. Dari Sumatra hingga Lombok, Indonesia menawarkan lapangan-lapangan golf berstandar internasional yang berpadu dengan keindahan alam tropis, menjadikannya ideal sebagai tuan rumah turnamen sepanjang tahun.

Data dari Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia menunjukkan bahwa industri golf nasional berkembang pesat dalam lima tahun terakhir, dengan lebih dari 180 lapangan golf aktif di seluruh Indonesia. Banyak di antaranya telah menjadi tuan rumah turnamen internasional dan berkontribusi langsung terhadap sektor pariwisata.

Pasca pandemi, jumlah pemain golf di Indonesia meningkat hingga 30 persen, didorong oleh tren olahraga luar ruang dan meningkatnya minat terhadap destinasi wisata golf seperti Jakarta, Bali, Batam, Bintan, dan Lombok. Antusiasme ini turut memperkuat pengembangan sport tourism dalam kerangka quality tourism, salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata.

Menutup sambutannya, Widiyanti menyampaikan selamat kepada para pemenang dan seluruh atlet yang berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa keberanian, kesabaran, dan semangat kompetitif para pegolf wanita telah menjadi inspirasi bagi generasi mendatang serta berperan penting dalam membangun komunitas olahraga yang lebih kuat, inklusif, dan bermartabat.