Menpar Widiyanti Paparkan Capaian Positif Pariwisata 2025 di Raker Komisi VII DPR, Fokus Perkuat Program Prioritas 2026

Oleh : Candra Mata | Kamis, 22 Januari 2026 - 12:37 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memaparkan capaian sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025 serta rencana kerja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tahun anggaran 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Sepanjang 2025, sektor pariwisata Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari–November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan atau tumbuh 10,44 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama 2024 sebesar 12,66 juta kunjungan.

“Angka ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,44 persen secara tahunan. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun 2024 tercatat 12,66 juta kunjungan wisatawan mancanegara,” ujar Menpar Widiyanti.

Sekitar 72 persen kunjungan wisman berasal dari negara pasar utama, dengan Malaysia sebagai kontributor terbesar sekitar 17 persen. “Capaian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran dan promosi yang kami jalankan berjalan efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Menteri Pariwisata Widiyanti memproyeksikan, setelah tabulasi final BPS pada Februari 2026, total kunjungan wisman sepanjang 2025 akan mencapai 15,3 juta kunjungan, melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) sebesar 15 juta kunjungan.

Peningkatan kunjungan tersebut turut mendorong capaian devisa pariwisata nasional. Selama tiga triwulan pertama 2025, devisa pariwisata tercatat mencapai 13,82 miliar dolar Amerika Serikat.

“Selama tiga triwulan pertama 2025, devisa pariwisata Indonesia tercatat mencapai 13,82 miliar dolar Amerika Serikat,” katanya.

Ia menilai capaian ini mencerminkan menguatnya daya saing pariwisata Indonesia serta potensi penguatan neraca sektor pariwisata secara berkelanjutan.

Dari sisi domestik, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) pada Januari–November 2025 mencapai 1,09 miliar perjalanan, melampaui target 1,08 miliar perjalanan dan menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah pencatatan.

“Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata domestik memiliki resiliensi yang sangat kuat dan menjadi penopang utama sektor pariwisata nasional,” tuturnya.

Pada aspek ketenagakerjaan, sektor pariwisata sepanjang 2025 menyerap 25,91 juta tenaga kerja. Oleh karena itu, Kemenpar terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi.

“Kami meyakini bahwa sumber daya manusia adalah pusat dari pembangunan pariwisata. Karena itu, kami tidak hanya mendorong peningkatan kuantitas tenaga kerja, tetapi juga kualitas melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi,” kata Menpar Widiyanti.

Sepanjang 2025, pariwisata Indonesia juga meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional, salah satunya Bali sebagai destinasi terbaik dunia versi TripAdvisor.

“Penghargaan ini mengukuhkan posisi Bali di jajaran destinasi elit dunia dan menjadi cerminan kualitas pariwisata Indonesia secara keseluruhan,” jelasnya.

Memasuki 2026, Kemenpar akan memperkuat program prioritas, antara lain peningkatan keselamatan berwisata, pengembangan desa wisata, pariwisata berkualitas, penguatan Event by Indonesia, serta implementasi Tourism 5.0 yang difokuskan pada digitalisasi perizinan event.

Di bidang sumber daya dan kelembagaan, Kemenpar menargetkan fasilitasi pelatihan dan sertifikasi bagi 1.900 orang, pelatihan SDM pariwisata bagi 2.090 orang di 38 provinsi, serta menghasilkan 2.950 lulusan dari enam Politeknik Pariwisata.

Menanggapi paparan tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mendorong Kemenpar untuk terus menjalankan program yang berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat.

“Kami berharap setiap program yang dijalankan dapat memberikan dampak luas, karena APBN merupakan modal dasar pembangunan untuk menyejahterakan rakyat,” ucapnya.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →