Dompet Dhuafa Perkuat Pemberdayaan Berkelanjutan untuk Pengentasan Kemiskinan

Oleh : Candra Mata | Jumat, 16 Januari 2026 - 12:59 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Berdasarkan data BPS Maret 2025, jumlah penduduk miskin di Indonesia tercatat 23,85 juta orang (8,47%), menurun 0,21 juta orang (0,10%) dibanding September 2024 sebesar 24,06 juta, serta turun 1,1 juta orang (0,56%) dibanding Maret 2024 sebesar 25,22 juta. Dari total 23,85 juta masyarakat miskin tersebut, Dompet Dhuafa menjangkau 2,82 juta jiwa (12%), sementara 21,03 juta jiwa (88%) lainnya belum menerima manfaat.

Dompet Dhuafa terus berkomitmen mengentaskan kemiskinan melalui program pemberdayaan di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dakwah, dan budaya yang terukur, berdampak, dan berkelanjutan. Komitmen ini ditegaskan dalam Indonesia Humanitarian Summit 2025 & Philanthropy Report, Kamis, 15 Januari 2026, bertema “Empowerment To The Next Level”, yang menegaskan arah filantropi Indonesia tidak sekadar memberi bantuan, melainkan menghadirkan solusi berkelanjutan agar dhuafa keluar dari jerat kemiskinan menuju kehidupan yang bermartabat.

Pada tahun 2025, total penyaluran Dompet Dhuafa mencapai Rp422.942.586.574 dengan total penghimpunan Rp426.519.076.822. Tingkat serapan penyaluran mencapai 103%, menunjukkan kinerja yang sangat efektif berdasarkan Allocation to Collection Ratio, Zakat Core Principle. Hingga 2025, total penerima manfaat tercatat 3.632.925 layanan dan 2.828.823 jiwa, sementara akumulasi penerima manfaat sejak 1993–2025 mencapai 41.846.341 jiwa.

Inovasi program terus dikembangkan, salah satunya Industri Komunal Olahan Nanas (IKON), sebuah model agroindustri komunal berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini menjawab tantangan pertanian pedesaan seperti rendahnya nilai tambah komoditas, keterbatasan akses pasar, ketergantungan pada penjualan buah segar, serta minimnya penyerapan tenaga kerja lokal.

Di sektor kesehatan, Dompet Dhuafa menghadirkan Pos Gizi, inovasi intervensi pencegahan stunting berbasis perubahan perilaku. Program ini menyediakan makanan bergizi, pemantauan rutin tumbuh kembang anak, serta edukasi pengolahan pangan sehat berbasis bahan lokal. Hingga kini, Pos Gizi LKC tersebar di 95 titik pada10 provinsi di Indonesia.

Pada skala nasional dan internasional, Dompet Dhuafa aktif dalam berbagai misi kemanusiaan, termasuk di Palestina, melalui layanan mobile clinic, DD Kitchen, gudang pangan, pengiriman bantuan, dan relawan. Di dalam negeri, respon cepat dilakukan terhadap bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh dengan menghadirkan program rumtara, sekolah darurat, masjid, layanan kesehatan, sumur, dapur umum, serta distribusi air bersih.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →