Penting untuk Tahu Istilah Umum Dalam Pengerjaan Lantai Beton
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Istilah teknis yang merujuk pada pengerjaan lantai beton sangatlah beragam. Mulai dari floor hardener, bekisting, tulangan, dak, kaso dan sebagainya. Mengapa penting untuk mengetahui istilah-istilah tersebut?
Alasannya adalah untuk membantu Anda untuk berkomunikasi secara jelas saat proyek berlangsung. Jika istilah-istilah tersebut Anda mengerti, maka pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.
Apa saja istilah umum dalam pengerjaan lantai beton yang penting untuk dipahami? Mari simak pembahasannya!
10 Istilah Umum Pengerjaan Lantai Beton
Bagi sebagian orang, istilah pada konstruksi pengerjaan lantai beton tentu asing. Untuk itu, tidak ada salahnya Anda mengetahuinya demi meminimalisir komunikasi yang tidak jelas saat Anda memiliki sebuah proyek. Berikut daftar istilah umum yang patut diketahui:
1. Sloof
Istilah ini mengacu pada balok beton bertulang yang posisinya di atas pondasi konstruksi bangunan. Fungsi dari sloof adalah mendistribusikan beban dari dinding ke pondasi agar tidak mudah retak akibat pergerakan tanah.
2. Bekisting
Pengerjaan bangunan atau lantai beton perlu ada bekisting. Istilah ini merujuk pada cetakan sementara yang berguna untuk menjaga beton basah sampai mengeras. Biasanya terbuat dari tripleks, baja dan kayu.
3. Tulangan
Besi beton polos atau ulir yang dipasang di dalam beton disebut sebagai tulangan. Fungsinya untuk memperkuat struktur dan menahan gaya tarik yang tak dapat ditahan oleh beton.
4. Kaso
Untuk konstruksi rangka atap atau penyangga plafon merupakan fungsi dari kaso. Untuk proyek kekinian, biasanya kaso tidak lagi terbuat dari kayu tetapi diganti dengan besi hollow.
5. Dak
Pengerjaan lantai beton diawali dengan konstruksi dak, yang mana terbuat dari beton bertulang. Penggunaan dak biasanya ditujukan untuk bangunan rumah tingkat dua atau balkon.
6. Mix Design
Istilah mix design mengacu pada proses pencampuran beton dengan material lainnya. Tujuan dari proses ini adalah agar menghasilkan beton dengan kualitas sempurna dan anti retak.
7. Agregat
Agregat mengacu pada material granular (butiran/partikel kecil) pada sebuah campuran beton. Contoh dari agregat adalah pasir, kerikil, kerak tungku besi dan batu pecah.
8. Aditif
Istilah aditif berarti bahan tambahan yang berguna untuk meningkatkan aspek campuran beton, seperti aspek kekuatan, daya tahan dan sebagainya. Aditif biasanya terbuat dari kimia atau mineral. Contohnya adalah polycarboxylate ether (PCE).
9. Floor Hardener
Salah satu istilah yang relatif asing yang berarti bahan kimia campuran yang memiliki fungsi untuk meningkatkan ketahanan lantai beton. Karakteristiknya cair dan mudah diaplikasikan sebagai bentuk perawatan lebih lanjut.
10. Densifier
Sama halnya seperti floor hardener yang merupakan zat aditif penguat lantai beton. Umumnya terbuat dari campuran semen (berbentuk bubuk) dan digunakan sebagai campuran plester dan acian.
Perkuat Pengerjaan Lantai Beton dengan Material Tepat
Istilah-istilah dalam pengerjaan konstruksi bangunan sudah Anda pahami. Maka, Anda tentu mampu untuk memilih material yang tepat untuk kebutuhan proyek Anda.
Berikut ini beberapa aspek yang perlu Anda perhatikan saat memilih material lantai beton yang kuat, antara lain:
- Material Tahan Bahan Kimia
Saat Anda memulai sebuah proyek bangunan, maka pertama-tama Anda harus memilih material yang tahan bahan kimia. Terutama jika bangunan proyek tersebut pabrik atau bangunan yang rentan terpapar bahan kimia.
Material campuran beton yang tahan terhadap bahan kimia merupakan lapisan aditif berbahan densifier dan pengeras lantai.
Rekomendasi yang dapat Anda pilih salah satunya adalah produk Sikafloor® CureHard-24. Cairan pengeras lantai ini tidak hanya mengurangi debu pada lantai tetapi juga memperkuat ketahanan lantai terhadap abrasi dan bahan kimia.
- Perawatan Mudah
Aspek kedua yang harus Anda pertimbangkan saat memilih material lantai beton adalah perawatan yang mudah. Hal ini penting untuk proyek jangka panjang.
Memilih material lantai beton yang berkualitas akan memudahkan Anda dalam merawatnya. Sebaliknya, jika kualitas material rendah, maka risiko kerusakan terus-menerus dalam jangka panjang akan lebih tinggi.
Itulah alasan mengapa beberapa produk material pelapis lantai beton memiliki harga yang mahal di awal. Hal ini dikarenakan “investasi” masa depan yang didapat saat memelihara ketahanan lantai beton bangunan Anda.
- Tidak Rusak Karena Cuaca Ekstrem
Beberapa produk densifier milik Sika, seperti Sikafloor®-933 Densifier memiliki aspek ketahanan cuaca ekstrem yang penting untuk menjaga ketahanan lantai beton bangunan Anda.
Tinggal di negara tropis tidak berarti terbebas dari cuaca ekstrem, seperti musim hujan dan kemarau ekstrem. Salah satu contoh umum kerusakan lantai beton saat cuaca ekstrem adalah saat musim hujan air masuk melewati sela-sela lantai (rembes).
Untuk itu, penting bagi Anda untuk meminimalisir kondisi ini. Lapisi permukaan lantai dengan material aditif yang berkualitas dan memiliki daya tahan tinggi.
- Pilih Material Sesuai Tipe Konstruksi Bangunan
Aspek terakhir yang perlu Anda pertimbangkan adalah memilih material aditif yang sesuai dengan tipe konstruksi bangunan. Karena tipe bangunan residensial dengan tipe bangunan industrial memiliki kebutuhan material yang jauh berbeda.
Memilih material yang tepat juga berguna untuk mengoptimalkan kinerja produk tersebut. Anda tentu tidak ingin jika salah memilih material dan berujung pada kerusakan jangka panjang.
Cara agar Anda mengetahui apakah suatu material lantai beton cocok atau tidak untuk proyek bangunan Anda adalah dengan membaca di bagian kemasan. Umumnya, beberapa produk pasti mencantumkan informasi terkait.
Pengerjaan Lantai Beton Berkualitas, Pilihlah Produk Floor Hardener Milik Sika!
Informasi di atas berguna bagi Anda yang ingin lebih familiar dengan istilah-istilah dalam pengerjaan lantai beton atau proyek konstruksi secara keseluruhan. Penting juga bagi Anda untuk memilih material pelapis lantai beton yang tepat dan berkualitas.
Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa ada beberapa rekomendasi pengeras lantai dan densifier terbaik yang dapat mendukung konstruksi bangunan Anda.
Sika® Chapdur®, Sikafloor® CureHard-24, dan Sikafloor®-933 Densifier merupakan material aditif kimia yang cocok untuk segala kebutuhan konstruksi bangunan Anda. Masing-masing keunggulannya adalah sebagai berikut:
- Sika® Chapdur®, merupakan campuran siap pakai yang berbentuk bubuk. Terbuat dari campuran semen, pigmen dan aditif berkualitas. Berguna untuk menciptakan bangunan tahan terhadap abrasi dan tekanan. Cocok digunakan untuk bangunan garasi dan sejenisnya.
- Sikafloor® CureHard-24, sebuah material solid tinggi berbentuk cairan yang terbuat dari sodium silicate. Berguna untuk pengeras dan pemadat permukaan lantai beton. Mudah diaplikasikan untuk bangunan interior maupun eksterior.
- Sikafloor®-933 Densifier, material pengeras yang berbentuk cair cocok untuk diaplikasikan pada lantai beton jika Anda ingin lantai lebih tahan lama. Terbuat dari material colloidal silica dan mampu mengoptimalkan pengerjaan finishing Anda.
Pilihan produk Sika di atas tentu disesuaikan dengan kebutuhan bangunan Anda masing-masing. Tak usah ragu untuk memilih material dari Sika karena produknya sudah terjamin dan terkenal. Selama 114 tahun lebih, produk-produk Sika sudah menghasilkan beberapa proyek prestisius.
Salah satunya adalah proyek Stasiun Samocat di Finlandia. Proyek domestik dan internasional yang sudah berhasil ditangani menjadi bukti bahwa produk dari floor hardener Sika adalah yang terbaik!