HSBC Indonesia dan YCAB Foundation Dorong Ketangguhan Usaha Mikro Perempuan Lewat Program KITA BERDAYA

Oleh : Nina Karlita | Kamis, 20 November 2025 - 15:27 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta — Komitmen untuk memperkuat peran perempuan dalam perekonomian Indonesia kembali digaungkan oleh HSBC Indonesia bersama YCAB Foundation melalui program pemberdayaan KITA BERDAYA (Komunitas Inklusif, Tangguh, & Andal, Belajar Dagang sampai Kaya).

Bertepatan dengan peringatan Women’s Entrepreneurship Day, kedua lembaga menampilkan perkembangan dan dampak awal program yang telah menjangkau lebih dari 1.000 pelaku usaha mikro perempuan di berbagai daerah.

Program KITA BERDAYA dirancang sebagai inisiatif komprehensif yang menggabungkan pelatihan literasi keuangan, peningkatan keterampilan bisnis, pendampingan berkelanjutan, hingga akses pembiayaan mikro.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kualitas usaha yang dipimpin perempuan agar lebih tangguh, mampu memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan finansial keluarga.

Perempuan memegang peranan besar dalam lanskap UMKM Indonesia. Dari total 65,5 juta pelaku UMKM, lebih dari 64% dimiliki perempuan, dengan kontribusi signifikan terhadap 61,9% PDB nasional serta menyerap 97% tenaga kerja, menurut data OJK dan Kementerian UMKM (2025).

KITA BERDAYA hadir untuk memastikan potensi besar ini mendapatkan dukungan optimal.

“Pemberdayaan perempuan merupakan kunci bagi pertumbuhan komunitas dan perekonomian,” ujar Stuart Rogers, President Director HSBC Indonesia.

Ia menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan tujuan HSBC untuk membuka peluang lebih luas bagi masyarakat dan membantu perempuan meningkatkan taraf hidup melalui usaha mandiri.

Program yang berlangsung periode 2025–2027 menargetkan sedikitnya 1.900 usaha mikro perempuan. Hingga tahun ini, program telah menunjukkan kemajuan signifikan:

88% peserta mengalami peningkatan pemahaman bisnis, manajemen, dan strategi usaha.

91% peserta lebih memahami pentingnya praktik usaha berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Penerima manfaat juga mendapatkan kemudahan akses pembiayaan mikro yang mendukung operasional dan ekspansi usaha.

Perubahan perilaku bisnis mulai terlihat jelas. Peserta aktif menerapkan strategi baru dalam pengelolaan usaha, memperluas pasar, serta mengoptimalkan proses usaha berbasis keberlanjutan.

Founder dan CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam, menyebutkan bahwa program ini sejalan dengan misi organisasi dalam memperkuat kapasitas perempuan melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.

“Yang kami lihat bukan hanya peningkatan kompetensi, tetapi munculnya kepercayaan diri baru di antara para womenpreneurs. Usaha yang kuat berarti keluarga yang lebih kuat, dan itu berkontribusi pada ketahanan ekonomi bangsa,” ujarnya.

Kolaborasi ini turut mendapat dukungan dari pemerintah. Riza Adha Damanik, Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan upaya memperluas akses pembiayaan, terutama melalui skema KUR yang hingga November 2025 telah menyalurkan Rp241,28 triliun kepada lebih dari 4 juta UMKM.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →