Sore ini, IHSG Ditutup pada Posisi 5.861

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 21 Agustus 2017 - 16:59 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup di posisi 5.861 pada sesi kedua perdagangan Senin (21/08/2017) ini, turun 0,6% atau 33 poin dibandingkan posisi pada sesi penutupan perdagangan di akhir pekan lalu di level 5.893. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di kisaran 5.855-5.901.

Terpangkasnya IHSG di sesi kedua perdagangan hari ini disebabkan oleh penurunan harga 346 saham. Disamping itu, ada 118 saham yang mengalami kenaikan harga, 135 saham stagnan dan 137 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai transaksi jual beli saham sepanjang hari ini tercatat sebesar Rp6,63 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 6,72 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) sebesar Rp1,52 triliun dengan volume penjualan bersih (net selling volume) sebanyak 1,38 miliar unit saham.

Sebanyak delapan dari 10 indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor konsumer mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 2,35% atau 59,27 poin ke posisi 2.459. Kemudian diikuti oleh indeks sektor manufaktur dan indeks sektor perdagangan yang masing-masing tergerus 1,68% dan 0,79%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya turun 4,9% atau Rp14 menjadi Rp274 per unit, saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang harganya susut 4% atau Rp150 menjadi Rp3.590 per unit dan saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang harganya terpangkas 3,6% atau Rp400 menjadi Rp10.600 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah saham PT BPD Jawa Barat-Banten Tbk (BJBR) yang harganya naik 6,3% atau Rp160 menjadi Rp2.690 per unit, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang harganya meningkat 4,4% atau Rp30 menjadi Rp715 per unit dan saham PT Barito Pacific Timber Tbk (BRPT) yang harganya terangkat 3% atau Rp55 menjadi Rp1.910 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →