Dompet Dhuafa Kembali Kirim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Palestina

Oleh : Candra Mata | Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:26 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Lembaga filantropi Dompet Dhuafa kembali berangkat ke Yordania untuk menjalankan misi kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza dan pengungsi di perbatasan Amman, Yordania, Minggu (26/10/2025). Misi kemanusiaan ini menjadi gelombang ketiga dalam kurun waktu setahun terakhir, setelah dua pemberangkatan sebelumnya pada Februari dan September lalu. Dalam misi kali ini Dompet Dhuafa akan melepas bantuan berupa lima truk bantuan dimensi 40 feet, yang berisi bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari. Selain itu tim relawan akan mengunjungi camp-camp pengungsian warga Palestina di Yordania dan akan menyalurkan paket sembako.

Dalam misi ini, Dompet Dhuafa juga akan menyiapkan klinik dan mobile clinic serta agenda silahturahmi ke KBRI Yordania,” ujar Dian Mulyadi selaku Deputi Direktur Corporate Secretary Dompet Dhuafa, di sela pelepasan tim. Turut hadir pula Juperta Panji Utama, selaku Deputi Direktur 1 Program Sosial Kemanusiaan dan Dakwah, dan Suci Nuzleni selaku GM Marketing Komunikasi. 

Total bantuan yang akan disalurkan mencakup 2 kontener sembako yang masing-masing berisi paket kebutuhan pokok, 2 kontener bantuan non-pangan, 1 kontener air bersih, yang akan dikirim melalui konvoi truk bantuan dari wilayah perbatasan Amman Yordania, menuju bagian utara Gaza, Palestina. Seiring dibukanya jalur ke Gaza, bantuan kemanusiaan akan dikirim melalui konvoi truk bersama mitra internasional. Meskipun personel masih dibatasi untuk memasuki wilayah Gaza secara langsung, ini menjadi langkah Dompet Dhuafa dalam menjaga amanah dari asa kebaikan para donatur di Indonesia.

Selain mengirimkan bantuan ke dalam Gaza, tim relawan Dompet Dhuafa kali ini juga akan mendistribusikan hot meal, survei kebutuhan pendistribusian banuan di lapangan, dan persiapan penyediaan perlengkapan musim dingin seperti pakaian, selimut dan matras di camp pengungsian di Yordania. Kemudian tim juga akan melakukan penyiapan musala, klinik, mobil kesehatan dan juga mempersiapkan warehouse/gudang yang akan menjadi sentra utama penyaluran bantuan yang akan masuk ke dalam Gaza, melalui Yordania.

Menurut rencana, satu unit pasar tradisional akan dibangun di salah satu camp pengungsi di wilayah Amman dengan dukungan mitra lokal. “Kami ingin agar para pengungsi bisa hidup lebih mandiri, meski dalam kondisi serba terbatas. Pasar tradisional akan menjadi titik awal bagi mereka untuk kembali bergerak,” ujar Dian.

Koordinator lapangan Tim Kemanusiaan, Shofa Qudus mengatakan, “Tim ini menjadi pelaksana lanjutan dari tim sebelumnya, seiring dengan gencatan senjata yang terjadi per 10 Oktober lalu, Dompet Dhuafa langsung merespon rencana jangka pendek, menengah dan panjang untuk di Palestina. Kami nanti akan memetakan lokasi atau titik dimana camp-camp pengungsi yang belum layak untuk bisa diperbaiki, kemudian mencari lahan untuk menghadirkan pasar tradisional, klinik dan restorasi ambulans”.

Sebelumnya organisasi-organisasi kemanusiaan internasional dan nasional bekerja melalui berbagai saluran untuk memberi bantuan dengan mendistribusikan makanan minuman, layanan medis darurat, ambulans, trauma healing/psikososial penyintas, program kurban/penyaluran daging, pengiriman bahan kebutuhan pokok, serta advokasi dan pengiriman relawan kemanusiaan serta penggalangan dana global. Organisasi kemanusiaan di Indonesia seperti Dompet Dhuafa telah aktif melakukan inisiatif kemanusiaan untuk Palestina sejak awal terjadinya bencana kemanusiaan ini. Dompet Dhuafa juga mendokumentasikan pengiriman bantuan medis dan aksi-aksi kemanusiaan lain yang disalurkan lewat mitra di wilayah terdampak.