Dorong Kemandirian Finansial PMI, Bank Mandiri Hadirkan Kembali Program Mandiri Sahabatku 2025 di Jepang

Oleh : Candra Mata | Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:35 WIB · 4 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas kesempatan kerja, Bank Mandiri kembali menghadirkan program Mandiri Sahabatku di Jepang untuk kedua kalinya pada tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Osaka ini memberikan pembekalan praktis mengenai literasi finansial, investasi, dan peluang usaha produktif bagi 110 Pekerja Migran Indonesia (PMI). Materi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam perencanaan usaha keluarga di tanah air.

Peserta datang dari berbagai wilayah seperti Osaka, Nara, Kansai, hingga Kyoto dan sekitarnya. Antusiasme tinggi tampak dari para PMI yang rela menempuh perjalanan lintas kota untuk mengikuti pelatihan tatap muka, mencerminkan semangat belajar dan tekad mereka untuk bertransformasi dari pekerja menjadi pelaku usaha mandiri.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Osaka, Bapak John Tjahjanto Boestami, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Bank Mandiri dan komunitas PMI/Diaspora di Osaka. Dalam sambutannya, Konjen menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut dalam memperkuat kapasitas dan kesejahteraan PMI/Diaspora, sekaligus menunjukkan dukungan diplomatik pemerintah RI terhadap peningkatan kompetensi dan kemandirian ekonomi para PMI.

Menurut Senior Vice President Government Project Bank Mandiri, Yoga Sulistijono, program Mandiri Sahabatku dirancang sebagai wadah pemberdayaan yang menyeluruh, mencakup pembekalan perencanaan keuangan, strategi menabung, literasi investasi, serta pemahaman peluang usaha produktif seperti di sektor perikanan.

“Mandiri Sahabatku tidak hanya hadir untuk memberi pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan keyakinan bahwa setiap PMI memiliki potensi menjadi pelaku usaha produktif. Bank Mandiri mengajak mereka untuk mulai menyiapkan masa depan dari sekarang, mulai dari menabung, berinvestasi, dan merancang usaha yang bisa dijalankan bersama keluarga di Indonesia. Inilah bagian dari semangat kami dalam Sinergi Majukan Negeri,” ujar Yoga.

Dalam pelatihan kali ini, Bank Mandiri berkolaborasi dengan Mandiri Sekuritas dan FisTx. Mandiri Sekuritas memberikan materi mengenai literasi investasi dan manajemen risiko, sementara FisTx membahas model bisnis perikanan modern dan rantai pasok berkelanjutan yang dapat dijalankan keluarga PMI di kampung halaman.

Acara juga menghadirkan sesi inspiratif bersama Dian Kusuma, alumni Mandiri Sahabatku 2013 sekaligus kreator kanal YouTube Neo Japan. Melalui kisah transformasinya dari PMI menjadi wirausahawan digital sukses, Dian mengajak peserta untuk berani mengambil langkah kecil menuju kemandirian finansial dan transformasi digital.

Lebih lanjut, melalui program Mandiri Sahabatku, bank berlogo pita emas ini menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas lapangan kerja, memperkuat sektor produktif, dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Program ini juga menjadi implementasi nyata semangat Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam misi membangun ekonomi yang berdikari, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

“Kami percaya, penguatan kapasitas PMI bukan hanya soal literasi keuangan, tetapi juga tentang menyiapkan mereka menjadi penggerak ekonomi baru di daerah asalnya. Melalui Mandiri Sahabatku, kami ingin memastikan bahwa keberhasilan bekerja di luar negeri dapat berlanjut menjadi kesejahteraan berkelanjutan di tanah air,” tambah Yoga.

Sejak diluncurkan pada tahun 2011, Mandiri Sahabatku telah menjangkau 21.472 partisipan di berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan. Di dalam negeri, program ini dilanjutkan dengan pembinaan berkelanjutan bagi purna PMI dan keluarganya di kota-kota kantong PMI seperti Indramayu, Cilacap, Ponorogo, Malang, dan segera diperluas ke Lombok.

Upaya ini sejalan dengan agenda inklusi keuangan dan ekonomi kerakyatan Bank Mandiri, sekaligus mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam peningkatan kapasitas SDM, penciptaan peluang usaha, serta penguatan ketahanan ekonomi keluarga PMI.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital, program Mandiri Sahabatku kini terintegrasi dengan inisiatif Livin’ Around The World (LATW). Melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, para PMI dan diaspora dapat membuka rekening menggunakan SIM lokal, melakukan transaksi lintas negara, hingga mulai berinvestasi dengan mudah dan aman.

Tidak hanya itu, Bank Mandiri juga memberikan reward hingga Rp300.000 bagi pengguna baru sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan nasabah terhadap layanan digital Mandiri. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan layanan perbankan yang inklusif, modern, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia di mancanegara.

 

 

 

 

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →