Cuaca Cukup Bagus, PT Garam Targetkan Produksi Garam 225 Ribu Ton Hingga Desember 2017

Oleh : Hariyanto | Senin, 21 Agustus 2017 - 08:25 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Sumenep - PT Garam menargetkan mampu memproduksi garam 225 ribu ton hingga pekan ketiga Desember 2017. Direktur Produksi PT Garam, Budi Sasongko mengatakan, cuaca yang bagus beberapa hari terakhir dapat menjadi pendukung peningkatan produksi garam.

"Dalam sepuluh hari terakhir, cuaca cukup bagus untuk petani garam. Kalau bisa bertahan seperti ini terus, maka hingga pekan ketiga Desember, minimal kami bisa produksi garam 225 ribu ton," kata Budi, Jumat (18/8/2017).

Awalnya PT Garam menargetkan produksi pada 2017 sebesar 350 ribu ton dari 5.600 hektar lahan pegaraman yang dimiliki BUMN ini. Namun, PT Garam terpaksa harus mengoreksi target produksinya lantaran faktor cuaca yang tidak mendukung.

"Kami harus mengoreksi target produksi yang semula 350 ribu ton, menjadi 225 ribu ton, karena faktor cuaca. Tahun ini terjadi anomali cuaca yang sangat berpengaruh terhadap produksi garam," ujarnya.

Saat ini, lahan pegaraman yang dimiliki PT Garam berada di Tiga Kabupaten di Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, dan Sampang seluas 5.200 hektar, dan 400 hektar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ya mudah-mudahan saja cuaca akan terus bersahabat, sehingga target produksi kami terpenuhi. Tapi kalau masih mendung seperti di Sumenep hari ini, ya jelas akan mengganggu produksi," ucap Budi.

Ia menjelaskan, untuk lahan pegaraman di wilayah Madura, saat ini jumlah produksi garam sekitar 13 ribu ton. Sedangkan di Kupang, dari target produksi 20 ribu ton, saat ini produksinya sekitar 1.500 ton.

"Angka produksi itu terus 'running' ya. Semoga saja cuaca tidak berubah hingga batas akhir produksi di pekan ketiga Desember," tegasnya.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →