ALGA Luncurkan Bedding Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia, Kolaborasi dengan Wisewool Selandia Baru

Oleh : Candra Mata | Jumat, 25 Juli 2025 - 17:39 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Di tengah tekanan ekonomi global dan menurunnya daya beli masyarakat, inovasi tetap menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang. ALGA, perusahaan manufaktur bedding yang telah berdiri sejak 1976 dan dikenal sebagai pionir spring bed di Indonesia, menjawab tantangan tersebut dengan meluncurkan produk 'sustainable bedding' pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Teguh Budiman selaku President Director, ALGA, dalam seminar peluncuran 'sustainable badding' menjelaskan, bahwa produk terbaru ini menggunakan 'Wisewool', wol premium yang diimpor langsung dari Selandia Baru. Wol ini bersifat alami dan biodegradable, menjadikannya material ideal untuk produk ramah lingkungan. Kolaborasi antara ALGA dan Wisewool ditandai sebagai tonggak baru dalam pengembangan produk berkelanjutan di industri bedding lokal.

“Kerja sama antara ALGA dan Wisewool menjadi langkah awal menuju industri bedding yang lebih hijau di Indonesia,” ujar Teguh Budiman, President Director, ALGA.

Filosofi 'Datang dari Alam, Kembali ke Alam'

Ben Morice, Country Representative for Wisewool Indonesia menuturkan, kolaborasi ini adalah kerja sama pertama perusahaan dengan industri lokal di Indonesia. ALGA dipilih karena kesamaan visi serta hubungan yang terjalin melalui New Zealand Trade and Enterprise Organization.

Wisewool dikenal sebagai wol domba berkualitas tinggi yang ketika sudah tidak terpakai dapat diuraikan kembali menjadi pupuk alami bagi tanaman. "Filosofi datang dari alam, kembali ke alam menjadi dasar inovasi ini, ujar Ben.

Sementara itu, Phillip Taula, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia yang hadir sebagai salah satu pembicara dalam seminar peluncuran produk ALGA menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. Ia menyebut bahwa kerja sama ini mencerminkan hubungan bilateral yang semakin kuat antara kedua negara, tidak hanya dalam perdagangan, tetapi juga dalam bidang-bidang strategis seperti energi terbarukan, pertanian, dan kini – hospitalitas berkelanjutan.

"Produk seperti bedding dari wol alami ini membuktikan bahwa keberlanjutan dan kenyamanan bisa berjalan berdampingan,” terang Phillip Taula.

Menjawab Kebutuhan Industri Hospitality

Produk 'sustainable bedding' ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan industri perhotelan yang semakin mengutamakan produk alami dan ramah lingkungan. Wol Wisewool dikirim dalam bentuk setengah jadi, yang telah dicuci dan diproses di Selandia Baru, sehingga efisien dari sisi logistik tanpa mengorbankan kualitas.

ALGA juga mengadopsi strategi pemasaran berbasis konsep Ingredient Brand mirip dengan Intel Inside dalam industri teknologi, di mana penggunaan Wisewool menjadi nilai jual utama dan simbol kualitas bagi produknya.

Fokus Pasar dan Tantangan Ekonomi

Saat ini, ALGA menargetkan produk ramah lingkungan ini untuk segmen hospitality, khususnya hotel-hotel yang menekankan pada kualitas tidur dan kepedulian terhadap lingkungan. Ke depannya, ALGA berencana memperluas pasar ke segmen retail dan rumah tangga.

Namun, tantangan tetap ada. Perusahaan mencatat adanya penurunan daya beli sebesar 30% hingga 35%, terutama akibat pengikatan anggaran pemerintah yang memengaruhi sektor perhotelan.

“Kami tetap optimis dengan tren pemulihan, terutama melihat adanya peningkatan okupansi hotel dan pelonggaran kebijakan fiskal,” tambah Teguh.

Harapan Terhadap Pemerintah dan Masa Depan Digitalisasi

Sebagai brand lokal yang telah hampir lima dekade berdiri, ALGA berharap pemerintah lebih aktif mendukung produk manufaktur dalam negeri. Menurut Teguh, produk lokal seringkali kalah dukungan dibandingkan produk asing, padahal kualitasnya mampu bersaing.

“Kami ingin agar brand lokal seperti ALGA diberikan dukungan yang setara. Produk Indonesia juga layak dihargai dan dibanggakan,” ungkap Teguh.

Meski belum memiliki platform digital khusus, ALGA telah aktif memanfaatkan marketplace dan media sosial. Ke depannya, digitalisasi akan menjadi fokus utama, termasuk pengembangan super apps dan ekspansi ke pasar internasional.

Selain Wisewool, ALGA juga berencana mengembangkan produk dengan material natural khas Indonesia seperti kapuk dan micro fiber.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →