GETI Cetak Talenta Livestream Siap Jualan, Bukan Sekadar Tampil

Oleh : Hariyanto | Jumat, 27 Juni 2025 - 08:54 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta — Tren belanja melalui siaran langsung atau livestream shopping terus melaju pesat di Indonesia. Di tengah gelombang konten hiburan dan tren visual yang viral, kebutuhan akan talenta livestream yang mampu menjual produk secara efektif kian meningkat. 

Menjawab kebutuhan tersebut, GETI Incubator meluncurkan Sertifikasi BNSP Livestream Selling—program pelatihan khusus yang dirancang untuk mencetak host profesional yang tak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu mendorong penjualan secara signifikan.

“Kami siapkan talenta livestream bukan hanya bisa tampil, tapi bisa jualan,” ujar Rachmat

Wirasena Suryo, General Manager Academic GETI Incubator. Ia menekankan bahwa kemampuan tampil di depan kamera saja tidak cukup. Host livestream harus memahami strategi promosi, teknik copywriting lisan, manajemen produk, hingga bagaimana membaca perilaku konsumen secara real-time.

Mengutip laporan dari Google SEA e-Conomy Report 2025, nilai pasar livestream shopping di Indonesia diperkirakan menembus USD 7,8 miliar, tumbuh lebih dari 35% dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 64% konsumen Gen Z dan milenial di Indonesia kini menyatakan bahwa mereka lebih tertarik membeli produk dari siaran langsung dibanding iklan statis atau foto katalog.

Melalui pelatihan bersertifikat ini, GETI menyusun kurikulum yang menyentuh seluruh aspek teknis dan strategi dalam livestream selling. Peserta diajarkan cara membangun personal branding, teknik interaksi real-time dengan penonton, cara pitching produk secara efektif, pengelolaan studio mini, pemanfaatan TikTok dan Shopee Live, serta manajemen logistik dan transaksi selama siaran berlangsung.

Program ini menerapkan pendekatan khas GETI: TauBisaJago. Di tahap awal (tau), peserta belajar teori komunikasi visual, teknik persuasi, dan psikologi konsumen. Tahap kedua (bisa), mereka langsung praktik tampil, menyusun script penjualan, dan melakukan simulasi siaran. Di tahap ketiga (jago), peserta melakukan inkubasi siaran langsung nyata selama satu bulan di toko online mitra atau akun e-commerce pribadi, dengan target penjualan riil.

GETI telah bermitra dengan berbagai universitas dan lembaga pelatihan untuk memperluas akses program ini, termasuk UI Vokasi, UGM, Universitas Raharja, dan President University. Beberapa kampus telah mengintegrasikan pelatihan ini sebagai bagian dari program magang atau SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah).

Hingga pertengahan 2025, lebih dari 1.800 peserta telah mengikuti sertifikasi Livestream Selling, dengan lebih dari 500 di antaranya kini aktif sebagai host penjualan di berbagai brand lokal, UMKM binaan pemerintah daerah, serta startup e-commerce.

“Livestream bukan hanya soal gaya atau lucu-lucuan. Ini soal hasil. Kalau tidak ada yang beli, berarti kita belum efektif,” kata Rachmat.

Dengan meningkatnya persaingan di dunia belanja daring, GETI memastikan bahwa talenta yang dilatihnya bukan hanya bisa tampil menarik, tapi juga paham strategi dagang digital.

Melalui pendekatan praktik nyata, sertifikasi resmi, dan inkubasi penjualan langsung, program ini menjadi jawaban atas kebutuhan pelaku usaha untuk mendapatkan host siaran langsung yang andal dan berorientasi pada hasil. Silahkan menghubungi Whatsapp GETI https://s.id/industrycoidxgeti untuk info lanjutannya.