Mane Indonesia: Pemimpin Pasar Flavor dan Fragrance Indonesia dari Jababeka

Oleh : Candra Mata | Selasa, 03 Juni 2025 - 11:59 WIB · 6 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jababeka, Cikarang - Industri flavor dan fragrance di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan, didukung oleh kebutuhan yang terus meningkat baik dari sektor makanan, minuman, produk kosmetik, dan kebersihan dalam kategori hair care, fabric care, serta air andhome care

Pasar flavor dan fragrance merupakan bagian dari rantai pasok global yang mencakup penyediaan bahan aromatik dan perisa yang digunakan di berbagai sektor. Dengan populasi besar dan daya beli yang terus meningkat, Indonesia menjadi salah satu pasar strategis di kawasan Asia Pasifik.

Menurut data Statista, pasar bahan flavor dan fragrance global diproyeksikan akan tumbuh dari USD 16,47 miliar pada tahun 2024 menjadi USD 26,28 miliar pada tahun 2032, dengan CAGR sebesar 6,01% selama periode tersebut.   

Asia Pasifik menyumbang pangsa pasar terbesar, termasuk Indonesia, berkat dinamika populasi muda dan meningkatnya permintaan akan produk yang mengutamakan keunikan rasa dan aroma.

Pertumbuhan Pangsa Pasar Flavor dan Fragrance di Indonesia

Di Indonesia, permintaan flavor dan fragrance terus meningkat. Industri makanan dan minuman menjadi kontributor utama, dengan penggunaan flavor untuk meningkatkan cita rasa produk-produk seperti makanan ringan, minuman kemasan, dan olahan susu.

Selain itu, sektor non-pangan seperti kosmetik, sabun, deterjen, dan parfum juga semakin memperluas penggunaan fragrance.

Menurut data Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), terdapat lebih dari 1,1 juta industri pangan di Indonesia, sebagian besar skala rumah tangga, yang secara tidak langsung meningkatkan kebutuhan akan bahan flavor dan fragrance.

Dalam konteks ini, PT Mane Indonesia yang fasilitasnya berlokasi di Kawasan Industri Jababeka (KIJA) Cikarang, muncul sebagai pemimpin pasar dengan keunggulan teknologi, kapasitas produksi, serta inovasi produk yang terus berkembang.

Sejarah dan Perkembangan PT Mane Indonesia

Mane Group, perusahaan induk PT Mane Indonesia, merupakan perusahaan keluarga yang didirikan oleh Victor Mane di Perancis pada tahun 1871. Awalnya, Mane berfokus pada penanaman dan penyulingan bunga, yang terinspirasi oleh keindahan alam wilayah Grasse di Perancis selatan.

Selanjutnya, Victor Mane mulai memproduksi senyawa aromatik, yang diciptakan dari minyak esensial yang berasal dari bunga. Pada tahun 1916, kedua putra Victor Mane yaitu Eugene and Gabriel Mane, mengambil alih perusahaan dan memulai ekspansi.

Dan pada tahun 1969, tonggak pertama afiliasi Mane Group diluar Perancis dibuka, dimana Jepang menjadi pilihan menjadi pijakan pertama Mane Group di Asia. Ekspansi selanjutnya dibuka di Amerika Serikat pada tahun 1970, terus berkembang sehingga saat ini Mane Group memiliki cabang di 39 negara, yang terdiri dari 29 pabrik, dan 50 pusat Research and Development.

Mane Indonesia sendiri mulai dibuka pada tahun 1988 yang pada awalnya berupa kantor perdagangan milik perorangan. Pada tahun 1993 Bernard Leynaud mulai memegang kendali hingga saat ini sebagai Direktur wilayah Asia Pasifik.Pabrik pertama Mane Indonesia mulai beroprasi pada tahun 1998, yang pada akhirnya Indonesia menjadi pusat strategis di Asia, karena Indonesia memiliki pangsa pasar yang besar.

Sementara industri lain meletakkan pusat strategi bisnisnya di Singapura, Mane Group mengambil keputusan lain dengan menempatkan Indonesia sebagai pusat  bisnis di Asia.Saat ini, PT Mane Indonesia telah menjadi salah satu pemimpin di industri flavor dan fragrance di Indonesia, melayani berbagai sektor dengan produk berkualitas tinggi yang mencakup perisa cair, perisa bubuk, dan aromatik cair.

Pabriknya yang berada di Kawasan Industri Jababeka, Jl. Jababeka XVI, Pasirgombong, Kec. Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memiliki luas total 21.680 m² dengan kapasitas produksi mencapai lebih dari puluhan ribu ton per tahun saat ini.

PT Mane Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya sebagai pemimpin pasar di industri ini, antara lain, Inovasi Produk: Mane dikenal dengan kemampuan inovasinya, khususnya dalam menciptakan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pelanggan.

Perisa yang diciptakan membangkitkan indera dengan cita rasa yang kaya, lezat, dan mengejutkan. digunakan dalam industri makanan dan minuman, seperti perisa manis yang digunakan dalam produk makanan, minuman, susu, dan gula-gula.

Savory atau perisa gurih diaplikasikan pada makanan ringan dan bumbu-bumbu.Sedangkan aromatik hasil karya para perfumer, seniman dan inovator wewangian, memadukan ide-ide kreasi dan teknologi, mengolah dan mencampur minyal esensial yang berharga dan molekul inovatif untuk menciptakan wewangian untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen yang terus berkembang. Kreatifitas dan teknologi berpadu memperluas imaginasi terhadap wewangian dan mengembangkan aromatik paling unik dan bergengsi di dunia.

Kemudian Teknologi Produksi Modern: Pabrik Mane Indonesia dilengkapi dengan teknologi modern untuk menghasilkan produk perisa dan aromatik yang berkualitas tinggi, termasuk spray drying, extrusion, emulsion, dan blending. Selain itu aplikasi teknologi canggih juga digunakan dalam proses penciptaan inovasi baru di R&D, sehingga mendorong dan memperkaya kreativitas untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan.

Selanjutnya, Komitmen pada Kualitas: Mane Indonesia telah memperoleh sertifikasi ISO 9001, ISO 22000, ISO 14001, ISO 22716, SMK3, CPPOP, SMETA dan Sistem Jaminan Halal (SJH), yang menunjukkan dedikasi mereka terhadap kualitas dan kepercayaan pelanggan.

Berikutnya, Jaringan Global: Dengan dukungan dari Mane Group, PT Mane Indonesia memiliki akses ke jaringan global bahan baku, teknologi, dan keahlian, memungkinkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan internasional.

Dan terakhir, Fokus pada Keberlanjutan: Kebijakan mengenai pembangunan berkelanjutan, memaparkan komitmen, prioritas, tujuan, dan tindakan yang dilakukan oleh Mane Group untuk mempertimbangkan dampak atau konsekuensi sosial dan lingkungan dari aktivitas yang dilakukan.Cakupan dari komitmen pembangunan berkelanjutan meliputi lingkungan, sosial, rantai pasok, dan kemasyarakatan.

Dalam bidang lingkungan, Mane Group memiliki kebijakan antara lain: pengembangan teknologi manufaktur yang menghargai lingkungan, pencegahan polusi termasuk emisi udara dan pengelolaan limbah, pemanfaatan energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

Sebagai langkah nyata Mane Indonesia telah mengaplikasikan surya panel di ketiga lokasi pabrik, dan telah 100% menggunakan energi terbarukan. Pengelolaan limbah juga merupakan prioritas yang dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan.

Mane Indonesia juga telah banyak melaksanakan program-program pembangunan berkelanjutan yang secara langsung menyentuh masyarakat sekitar, seperti pemberdayaan para penyandang disabilitas agar memiliki kemandirian ekonomi, berperan langsung dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa SMK, program pengentasan stunting, dan masih banyak program lainnya.

Berkat berbagai keunggulan tersebut, PT Mane Indonesia memegang pangsa pasar signifikan di Indonesia, khususnya di sektor flavor untuk industri makanan dan minuman. Dalam kategori ini, perusahaan ini dianggap sebagai salah satu yang terdepan, berkat kecepatan produksi, fleksibilitas, dan kemampuan untuk melayani pelanggan dari skala kecil hingga besar.

Dalam sektor fragrance, Mane Indonesia juga menjadi mitra utama bagi banyak perusahaan besar di industri kosmetik dan perawatan pribadi.Ke depannya, industri yang digeluti Mane masih sangat potensial untuk bertumbuh besar. Industri flavor dan fragrance di Indonesia memiliki prospek yang cerah, seiring dengan pertumbuhan sektor makanan, minuman, kebersihan rumah tangga, dan produk perawatan diri.

PT Mane Indonesia, dengan sejarah panjang, kapasitas produksi yang besar, dan komitmen terhadap inovasi serta keberlanjutan, siap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar. Dengan terus beradaptasi terhadap tren konsumen dan memanfaatkan keunggulan teknologinya, Mane Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi flavor dan fragrance yang tidak hanya melayani pasar lokal tetapi juga global.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →