LPM Dompet Dhuafa Gulirkan Program Bina Santri Lapas di Rutan Kelas I Pondok Bambu

Oleh : Candra Mata | Selasa, 11 Februari 2025 - 11:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menjelang Ramadan 1446 H, pada Rabu (5/2/25) melalui program Bina Santri Lapas dari Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa berkomitmen dalam peningkatan kualitas kepribadian bagi warga binaan di Rumah Tahanan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur. Komitmen bersama dilaksanakan melalui acara "Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Dengan Pihak Ketiga Tahun 2025 & Pembukaan Rehabilitasi Pemasyarakatan Warga Binaan di Rutan Kelas I Pondok Bambu" yang dihadiri mitra program.

Ahmad Shonhaji selaku Direktur Mitra Pelaksaan Program Bidang Sosial, Kemanusiaan, & Dakwah Dompet Dhuafa menyambut kerjasama ini dengan baik. "Dompet Dhuafa berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat baik bagi warga binaan pemasyarakatan. Bina Santri Lapas hadir memberikan penguatan spiritual membimbing untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi”.

Nebi Viarleni selaku Kepala Rutan Kelas 1 Pondok Bambu berterima kasih kepada semua pihak atas kerja sama dalam memberikan pelayanan bagi warga binaan pemasyarakatan. "Saya berharap, kita bersama komitmen memberikan pelayanan yang terbaik. Tujuan dari pelayanan di pemasyarakatan bukan untuk hukuman, tetapi memberikan kesempatan setiap individu memperbaiki diri, belajar, dan berkembang."

Selain Rutan Kelas I Pondok Bambu, Program Bina Santri Lapas yang dijalankan Dompet Dhuafa saat ini juga hadir dan telah menjalin kerja sama dengan 11 mitra Lapas, serta di tahun 2024 lebih dari 1.087 orang menjadi santri binaan yang mendapatkan manfaat dari program tersebut.

 

 

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →