GAPMMI Apresiasi Pembentukan Kelembagaan Kelapa dan Kakao Besutan Kemenperin

Oleh : Ridwan | Rabu, 17 Juli 2024 - 07:13 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) baru saja menginisiasi pembentukan kelembagaan kakao dan kelapa untuk menjamin ketersediaan bahan baku industri, menjaga kelangsungan industri dan daya saing serta meningkatkan nilai tambah.

Presiden Joko Widodo juga telah memimpin Rapat Kabinet terbatas untuk membahas pembentukan Badan Pengelola Dana Kakao dan Kelapa, di Jakarta baru-baru ini.

Dalam Rapat Terbatas juga diputuskan bahwa pengelolaan kakao dan kelapa dilimpahkan kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan membentuk 2 Deputi baru, yaitu Deputi Kakao dan Deputi Kelapa. 

Menurut Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang, BPDPKS sudah memiliki dana besar untuk bisa dipakai sektor kakao dan kelapa, sehingga bisa berjalan segera.

Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) mengapresiasi langkah strategis yang diambil Kemenperin yang telah menginisiasi pembentukan Kelembagaan Kakao dan Kelapa ini. 

"Kami berharap, pengaturan ini bisa menjamin ketersediaan bahan baku serta mendorong hilirisasi sesuai program Pemerintah," kata Ketua Umum GAPMMI, Adhi Lukman di Jakarta (16/7).

Dirinya juga berharap agar pihaknya dilibatkan dalam pembahasan kebijakan tersebut dengan mengedepankan program hilirisasi dan penjaminan ketersediaan bahan baku bagi industri makanan minuman, serta tidak menimbulkan tambahan beban bagi industri.

“Saya yakin, pengelolaan dana yang dilakukan akan memperkuat sektor hulu, sehingga pertumbuhan sektor hulu bisa mendukung pesatnya pertumbuhan sektor hilir," tutup Adhi.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →