Kreditur Sepakati Restrukturisasi Obligasi Central Proteina Prima

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 31 Juli 2017 - 15:40 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kreditur sepakat untuk merestrukturiasi utang PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) melalu skema restructuring support agreement (RSA). Kreditur tersebut adalah pemegang obligasi mayoritas CPRO.

“Restrukturisasi utang tersebut dilakukan terhadap penerbitan obligasi bernilai US$325 juta yang dilakukan oleh Blue Ocean Resources Ltd, anak usaha CPRP, pada 28 Juni 2007 dan perubahannya telah dilakukan pada 17 Juni 2013,” tulis Irwan Tirtariyadi, Direktur Utama CPRO dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/07/2017).

Irwan mengungkapkan, RSA telah didistribusikan kepada seluruh pemegang obligasi untuk dapat diterima dan disetujui. RSA tersebut bertujuan untuk memperbaiki situasi arus kas perseroan.

“Restrukturisasi utang tersebut dilakukan untuk memperbaiki posisi keuangan dan operasional, baik untuk persereoan maupun anak usahanya. Skema restrutkturisasi utang tersebut berupa penjadwalan ulang serta penyelesaian sebagian utang menjadi saham,” jelas Irwan. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →