Greenfields Ajak Masyarakat Lengkapi Kebutuhan Nutrisi Dengan Fresh Milk Pasteurisasi Berkualitas

Oleh : Nina Karlita | Jumat, 02 Februari 2024 - 14:04 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Peringati Hari Gizi Nasional 2024, PT Greenfields Dairy Indonesia (Greenfields) kembali menggelar bincang-bincang edukatif ‘Ngopi Susu (Ngobrolin Pilihan Susu)’ di Soulfull Hub. 

Dengan tema “Cermat Penuhi Kebutuhan Nutrisi Anak”, Greenfields mengangkat pentingnya pemenuhan nutrisi protein hewani, khususnya melalui fresh milk pasteurisasi, guna melahirkan generasi masa depan berkualitas terhindar dari stunting.

Menurut Fiona Anjani Foebe, Chief Marketing Officer Greenfields Indonesia, stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi prioritas karena memengaruhi kesehatan anak secara menyeluruh hingga dewasa. Meski prevalensinya berkurang, pemerintah masih membutuhkan dukungan semua pihak agar mencapai target penurunan hingga 14% pada 2024. 

"Oleh karenanya, selain pemberian ASI eksklusif, Kemenkes RI menggalakkan edukasi pentingnya penyajian MPASI yang adekuat dan menekankan pemberian protein hewani, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Greenfields ingin turut berkontribusi menyukseskan misi edukasi pemerintah tersebut melalui sesi Ngopi Susu hari ini,” kata Fiona. 

Susu merupakan salah satu sumber protein hewani kaya gizi yang berperan penting selama masa emas pertumbuhan anak karena dapat bantu mencukupi kebutuhan kalori dan energi mereka yang cukup tinggi. Pemberian susu pada anak juga direkomendasikan WHO dalam “Pedoman Baru Pemberian Makanan Pendamping ASI untuk Anak Usia 6-23 Bulan” yang telah diperbarui. 

Secara khusus, WHO mengarahkan pemberian susu jenis fresh milk pasteurisasi untuk melengkapi menu hidangan anak usia 12 bulan ke atas.

dr. Radhian Amandito, Sp. A., Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak RS Pondok Indah menerangkan, bahwa 1.000 HPK merupakan hari-hari krusial yang menjadi penentu kondisi kesehatan anak ke depannya sehingga harus mendapat perhatian lebih besar. Sebagai contoh, bayi usia 12-23 bulan membutuhkan sekitar 1.000 kalori per harinya. Ini baru kebutuhan gizi makro, belum zat gizi mikro lainnya seperti vitamin dan mineral. 

"Dengan kata lain, selain makanan dengan gizi seimbang yang cukup jumlah dan kualitas, susu dibutuhkan untuk mengisi jumlah asupan nutrisi yang belum terpenuhi,” kata dr. Radhian. 

dr. Radhian melanjutkan bahwa susu, utamanya fresh milk pasteurisasi yang berkualitas, lebih unggul dari susu jenis lainnya karena hanya melalui proses pasteurisasi yang tidak mengurangi atau mengubah kandungan nutrisi alami susu sehingga masih mengandung banyak zat gizi penting yang mudah dicerna untuk tumbuh kembang anak seperti asam amino dan berbagai nutrisi bioactive. 

"Misalnya seperti kalsium untuk pertumbuhan tulang, protein yang membantu meningkatkan berat badan, hingga immunoglobulin yang mengatur sistema imun dan lactoferrin yang berfungsi untuk menjaga kesehatan pencernaan," kata dr. Radhian.

Manfaat kebaikan fresh milk pasteurisasi sebenarnya dapat dinikmati anak sejak dini sebagai bahan masak tambahan ketika mengkreasikan menu MPASI. Dengan kandungan lemak baiknya, susu dapat menjadi BB booster alami dan memberikan sensasi rasa gurih dalam masakan. 

“Ingat, kalau untuk anak berikan hanya yang terbaik, jangan coba-coba atau memenuhi hasrat kita untuk mengikuti tren ini dan itu. Lihat lagi kemasannya, cari susu yang 100% fresh milk tanpa campuran apapun,” pesan dr. Radhian. 

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →