BSDE Siapkan Jurus Jitu Bidik Target Penjualan Capai Rp9,5 Triliun di 2024

Oleh : Ridwan | Kamis, 01 Februari 2024 - 17:05 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Tangerang - PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) menargetkan prapenjualan mencapai Rp9,50 triliun pada tahun 2024. 

Sebelumnya, pada tahun 2023, BSDE sukses membukukan realisasi penjualan sebesar Rp9,50 triliun. Angka tersebut melampaui target prapenjualan sebesar Rp8,80 triliun.

Direktur PT BSDE, Hermawan Wijaya mengatakan, kondisi sektor properti di tahun 2024 diprediksi masih berada pada jalur yang relatif positif. 

Optimisme sektor properti ini ditandai dengan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan III - 2023 yang tumbuh sebesar 1,96% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang sebesar 1,92% (yoy).

"Melihat optimisme sektor properti di tahun 2024, kami optimis target tersebut dapat tercapai bahkan mungkin bisa lebih," kata Hermawan dalam diskusi Property Outlook 2024 yang bertajuk “Potensi dan Strategi untuk Mencapai Kestabilan Pertumbuhan Properti di Tahun 2024”, di BSD City, Tangerang (1/2).

Dirinya berkeyakinan bahwa strategi inovasi produk Sinar Mas Land yang selalu memperhatikan tren dan kebutuhan konsumen akan dapat menjawab kebutuhan pasar. 

Menurut Hermawan, terdapat beberapa tren yang diprediksi akan mempengaruhi pasar properti di tahun 2024. Generasi milenial diprediksi akan tetap menjadi pasar terbesar industri properti hingga tahun 2045.

Sementara peningkatan jumlah Ultra High Net Worth Individuals (UHNWI) di Indonesia dan wellness industry juga turut berpengaruh terhadap tren pertumbuhan industri properti di Indonesia. 

Meskipun secara global sempat mengalami kontraksi, jumlah individu dengan tingkat kekayaan yang tinggi di Indonesia tetap tumbuh positif 12% (CAGR 2017-2022) dan menempatkan Indonesia dalam peringkat tiga besar negara dengan pertumbuhan UHNWI tertinggi di Asia. 

Tren lainnya yang kian menjadi sorotan adalah wellness industry. Hal ini seiring dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat atas kesehatan fisik maupun kesehatan mental, yang mendorong pertumbuhan wellness real estate sebesar 21% per tahun dari tahun 2021 hingga 2028.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar terkait wellness industry, Sinar Mas Land telah mengembangkan Biomedical Campus yang bertujuan sebagai wadah ekosistem komunitas sains dan teknologi baik itu pusat penelitian, edukasi, dan fasilitas kesehatan di BSD City.

Sementara itu, untuk memenuhi target penjualan perusahaan pada tahun 2024, Sinar Mas Land memperkirakan harga unit properti kelas menengah dan menengah atas masih menjadi favorit calon pembeli properti baik untuk residensial maupun komersial. 

Pada tahun 2024, perusahaan berencana untuk meluncurkan produk-produk baru dengan kisaran harga mulai dari Rp1 miliar hingga 30 miliar per unit untuk rumah tapak (segmen menengah hingga premium), produk komersial termasuk ruko, apartemen/kondominium dan kavling lahan komersial termasuk yang dijual kepada perusahaan joint venture. 

Adapun sejumlah produk properti dengan kategori premium yang mendapatkan sambutan baik di tahun 2023 adalah Nava Park dan Enchante. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →