Ayam Goreng Nelongso Rencana IPO dan Kisah Sukses Yeni Ismawati
INDUSTRY.co.id-Jakarta-Ayam Goreng Nelongso (BAIK) tengah mempersiapkan diri untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO). Rencananya, perusahaan akan melepas sebanyak 225 juta saham atau setara dengan 20% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Dalam IPO ini, harga penawaran saham diproyeksikan berkisar antara Rp 268 hingga Rp 278 per saham.
Selain rencana penawaran saham, perseroan juga akan menerbitkan 225 juta waran seri I, yang setara dengan 25% dari total jumlah saham yang ditempatkan. Waran seri I ini diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham yang ditawarkan pada tanggal penjatahan. Setiap lembar saham BAIK berhak memperoleh 1 waran dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 400 per waran. Dengan skenario ini, perseroan berpotensi mengumpulkan dana segar hingga Rp 90 miliar dari penerbitan waran.
Jadwal penawaran umum perdana saham Ayam Goreng Nelongso (BAIK) telah ditetapkan, dimulai dari masa penawaran awal pada 19 Januari hingga 24 Januari 2024. IPO dijadwalkan efektif pada 31 Januari 2024, dan masa penawaran umum berlangsung dari 2 hingga 12 Februari 2024. Penjatahan saham direncanakan pada 12 Februari 2024, sementara distribusi saham secara elektronik akan dilakukan pada 13 Februari 2024. Akhirnya, tanggal pencatatan saham di Bursa Efek dijadwalkan pada 15 Februari 2024.
Yeni Ismawati merupakan sosok di balik semakin berkembangnya brand Ayam Goreng Nelongso ini. Yeni, yang lahir di Jombang, Jawa Timur, telah menunjukkan keberhasilannya dalam dunia bisnis kuliner. Sejak kecil, Yeni telah terlibat dalam kegiatan dagang di pasar, membantu keluarganya dalam menjalankan usaha dagang.
Yeni mengakui bahwa lingkungan pedagang pasar telah membentuk karakter dan keterampilannya. Dibesarkan oleh nenek yang tegas dan disiplin, Yeni belajar manajemen keuangan dan menjadi terampil dalam berdagang. Pengalaman membantu neneknya berdagang di pasar sejak duduk di bangku sekolah dasar menjadi fondasi kuat untuk meraih kesuksesan di dunia wirausaha.
"Kami berbisnis bareng di besi tua, kemudian merambah ke bisnis kuliner. Alhamdulillah sekarang sudah punya banyak cabang, yakni Ayam Nelongso dan Geprek Kak Rose. Semua itu saya lakukan tanpa beban, karena rasa cinta dan impian sejak kecil," cerita Yeni.
Dengan rencana IPO, Ayam Goreng Nelongso (BAIK) tidak hanya melanjutkan jejak suksesnya dalam kuliner, tetapi juga membuka peluang investasi bagi para pemodal yang tertarik pada pertumbuhan bisnis yang telah teruji dan diakui. Kisah Yeni Ismawati menunjukkan bahwa passion, ketekunan, dan cinta sejak kecil dapat membawa seseorang mencapai puncak kesuksesan dalam dunia wirausaha.