Angkasa, Inspiratif untuk Bermimpi Besar
INDUSTRY.co.id - Olahraga kini telah menjadi magnet untuk mempersatukan sejumlah kaum. Olahraga juga dinilai sebagai wadah yang paling tepat untuk ajang silaturahmi, bertukar pikiran, dan juga memperkokoh kesatuan dan persatuan.
Selain itu, olahraga juga mampu membantu perkembangan nilai-nilai sosial. Oleh karena itu, perkembangan karakter melalui olahraga sudah seharusnya mampu membantu seseorang belajar untuk mempertimbangkan nilai-nilai sosial dan moral dan kemudian bertindak berdasarkan nilai-nilai moral tersebut.
Memiliki visi yang sama untuk menjadikan olahraga sebagai wadah berkumpul, bersosialisasi memperkokoh persatuan dan kesatuan, sejumlah kaum pria yang tergolong 'Generasi X' membentuk wadah yang diberi nama "Angkasa".
Didirikan tanggal 17 Agustus 2023 bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI, Angkasa merupakan sebuah komunitas atau wadah berkumpul dan silaturahmi antar sebagian warga terutama para pria terlebih khusus para suami di Perumahan Kartika Wanasari, Cibitung khususnya di RT010/031.
Angkasa didirikan bukan semata untuk ajang silaturahmi, namun lebih dari itu untuk menjadi wadah memberikan manfaat bagi orang banyak.
Awal mula berdiri, anggota "Angkasa" memang bisa dihitung dengan jari. Namun, seiring berjalannya waktu, anggota Angkasa terus bertambah, hingga merangkul ke beberapa lingkup RT di lingkungan Perumahan Kartika Wanasari, Cibitung. Adapun mayoritas anggota angkasa telah memasuki usia matang atau bisa dibilang diatas 45 tahun.
Berkumpul, silaturahmi memang telah menjadi kegiatan rutin para kaum pria di perumahan yang usianya telah melampaui 30an tahun itu.
Akhir pekan menjadi waktu yang ditunggu-tunggu semua anggota Angkasa. Pasalnya, waktu itulah yang menjadi momentum para anggota Angkasa berkumpul, bersilaturahmi setelah melalukan aktivitas pekerjaan sepanjang Senin sampai Jumat.
Maklum saja, sebagian besar anggota Angkasa memang masih menyandang status sebagai pekerja. Namun, ada juga beberapa anggota Angkasa yang sudah memasuki usia pensiun.
Pukul 08:00 WIB, sudah terlihat keramaian di pojok Timur Perumahan Kartika Wanasari, Cibitung. Sejumlah anggota Angkasa sudah mulai memadati GOR Angkasa. Ada yang mulai 'tepak-tepok' bola Tenis Meja, ada juga sebagian anggota yang bersunda gurau membahas isu-isu yang sedang 'HOT' sambil menyeruput segelas kopi pahit khas Angkasa. Adapula sebagian anggota Angkasa yang mempersiapkan sajian untuk makan siang bagi seluruh anggota yang hadir.
Tenis meja memang menjadi olahraga andalan di GOR Angkasa. Pasalnya, sejumlah anggota Angkasa memang mahir memainkan dan memukul bola di atas meja hijau yang berukuran 274x152,5 cm tersebut.
Sontak, teriakan pun menggema di GOR Angkasa disaat salah satu tim keluar sebagai pemenang, disambut pula dengan tepuk tangan seluruh anggota Angkasa yang turut menyaksikan adu duel tersebut.
Tak kalah dari panasnya adu duel tenis meja, perdebatan berbagai isu juga menjadi topik panas yang turut dikupas dalam ajang silaturahmi tersebut, mulai dari persoalan bisnis, sosial, budaya, ekonomi, hingga politik.
Isu politik yang semakin massif menjelang perhelatan pemilu tanggal 14 Februari 2024 memang menjadi pembahasan paling menarik disetiap ajang silaturahmi tersebut, apalagi perdebatan tersebut berlangsung di bawah rindangnya pohon petai yang memang menjadi simbol utama Angkasa. Tak pelak isu panas tersebut sering disebut "Politik Petai Angkasa".
Perdebatan panas biasa terjadi, itulah politik. Setiap anggota "Angkasa" memang memiliki pandangan masing-masing tentang arah politiknya. Namun yang pasti, perdebatan tentang perbedaan arah politik tersebut justru membuat wawasan berpolitik dari anggota "Angkasa" semakin lebar.
Tak hanya isu politik yang menarik dibahas, curahan hati para suami dalam rumah tangga pun menjadi topik yang paling mendapat perhatian. Pasalnya, isu ringan seperti itu justru dapat membuat gelak tawa semua anggota "Angkasa".
Momen emas yang ditunggu-tunggu seluruh anggota Angkasa pun tiba. Tepat pukul 13:00 WIB, sajian makan siang yang telah dipersiapkan sebagian anggota Angkasa telah tersaji, dengan menu istimewa andalan yaitu Nasi Liwet, ikan goreng, tempe goreng, sambal dan tentunya yang paling istimewa yaitu petai rebus.
Petai rebus memang menjadi pakanan khas Angkasa. Petai rebus Angkasa memang terasa berbeda dari petai-petai lainnya. Rasa petai Angkasa terasa lebih manis seperti janji-janji para pasangan calon pemimpin di Republik ini.
Karpet pun telah digelar, petanda waktu makan bersama segera siap dilaksanakan. Sejumlah anggota Angkasa pun berduduk bersila mengelilingi sajian makan siang yang telah disiapkan.
Tak lupa, sepatah dua patah dilantunkan oleh Kepala Bagian Humas Angkasa, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua, dan Dewan Penasihat Angkasa. Bendahara pun turut bersuara memberikan laporan keuangan Angkasa.
Sebelum santap siang dimulai, tak lupa seluruh anggota Angkasa memanjatkan doa, bersyukur atas nikmat tuhan yang telah diberikan. Doa biasanya dipimpin oleh ustad yang juga menjadi anggota Angkasa.
Setelah doa ditutup, waktu yang ditunggu tiba, seluruh anggota Angkasa bersiap menyantap sajian makan siang yang telah disiapkan. Pembahasan isu-isu HOT seperti politik pun kembali menyeruat disela-sela makan siang. Maklum, politik memang menjadi pembahasan paling menarik.
Tak terasa seluruh sajian makan siang pun telah ludes dilahap seluruh anggota. "Nikmat mana yang kau dustakan," tukas salah satu anggota Angkasa.
Bersyukur atas nikmat tuhan, seluruh anggota Angkasa tidak lupa mengerjakan kewajibannya untuk beribadah melaksanakan sholat dzuhur. Maklum saja, mayoritas anggota Angkasa memang beragama muslim.
Angkasa memang hanya sekedar komunitas atau tempat berkumpul sebagian orang untuk bersilaturahmi. Tapi perlu diketahui, setiap perdebatan isu yang dibahas dalam kegiatan Angkasa selalu membuahkan hasil, jawaban dan pemikiran yang kongkret, dan bisa dijadikan patokan bagi seluruh anggota Angkasa.
Tak hanya sebagai wadah silaturahmi, Angkasa akan semakin besar, semakin terbang tinggi, dan mempunyai tujuan mulia menjadi wadah untuk memberikan manfaat kepada orang banyak.
Angkasa adalah konsep inspiratif yang memungkinkan kita untuk bermimpi besar.
Pergi ke Angkasa mengajari kita tentang kecerdikan, tekad, dan kesiapan untuk apa pun. (Ridwan).