IHSG Diprediksi Bakal Reli ke Posisi 5.870

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 26 Juli 2017 - 11:35 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) di perdagangan Rabu (26/07/2017) ini diperkirakan bakal mengalami reli ke level 5.870 setelah ditutup naik pada akhir perdagangan kemarin di level 5.786.

“Hingga kini, pergerakan IHSG masih sering terganggu oleh aksi pelaku pasar yang suka mengguyur barang ke pasar dan terus berupaya menekan indeks. Kendati demikian, pembelian yang dilakukan secara intensif terhadap saham-saham berkapitalisasi besar dan saham-saham lapis kedua masih diharapkan dapat mengangkat indeks ke atas level 5.800,” ujar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/07/2017).

Yuganur mengemukakan, jika muncul sentimen positif hari ini, maka IHSG berpotensi untuk menguat ke posisi 5.870 dan titik tertinggi baru di posisi 5.920. Karena itu, adanya peluang untuk reli pada perdagangan hari ini harus dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham pilihan.

Yuganur merekomendasikan BELI terhadap saham-saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

BBTN, INDF dan CTRA saat ini sedang mengalami perbaikan tren harga dalam jangka pendek dan menengah. Kondisi ini mengakibatkan ketiga saham tersebut menjadi menarik untuk diakumulasi. Bahkan, harga BBTN diperkirakan dapat mencapai kisaran Rp2.590-2.690 per unit. Sementara itu, INDF dan CTRA masing-masing ditargetkan mencapai rentang harga antara Rp9.050-9.250 per unit dan Rp1.210-1.270 per unit.

“Sementara itu, penurunan harga komoditas di pasar global dalam 10 tahun terakhir ini dan valuasi sektor komoditas yang sudah cukup murah saat ini membuat BUMI menjadi menarik untuk diakumulasi. Saham produsen batu bara dari Grup Bakrie ini diperkirakan bakal menembus kisaran Rp352-360 per unit,” pungkas Yuganur. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →