Kemasan Berkualitas Solusi Agar UMKM Makin Bisa Bersaing

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 07 Oktober 2023 - 09:47 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id- Jakarta - Masalah kemasan masih menjadi salahsatu titik lemah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Permasalahan rendahnya kesadaran akan pentingnya kemasan disebabkan masih terbatasnya pemahaman pelaku UMKM akan pentingnya citra, kualitas dan tampilan kemasan yang merupakan elemen penting untuk meningkatkan daya saing produk. 

Berdasarkan fakta, sebagian besar kemasan produk UMKM tidak marketable, dibanding produk-produk dari perusahaan bermodal besar, sehingga nilai jual dan daya saing rendah. 

Berangkat dari permasalahan tersebut, PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) sebagai perusahaan digital printing packaging pertama di Indonesia hadir lebih dekat untuk memberikan solusi kemasan produk UMKM di event Indonesia Digital Meetup 2023 bertajuk Wirausaha Mudah yang sukses terselenggara di Gedung Smesco Indonesia pada 5-6 Oktober 2023 silam. 

"Hadirnya FlexyPack pada event ini adalah sebagai bentuk wujud dukungan kami terhadap target pencapaian rasio 4 persen jumlah wirausahawan pada 2024, sekaligus menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Tentunya bersama FlexyPack, UMKM dapat memajukan usaha dengan packaging yang menarik yang dapat menaikkan citra brand pelaku UMKM." ujar Shirly Effendy selaku COO FlexyPack, pada saat event berlangsung.
 
Dengan minimum order rendah yaitu mulai dari 100 pcs, inisiasi PT Solusi Kemasan Digital Tbk (FlexyPack) pun disambut antusiasme yang sangat luar biasa dari para UMKM yang hadir. 

Hal itu disambutbaik  Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, ketika berkunjung ke booth FlexyPack terkait kemasan produk sebagai salahsatu faktor penting yang membuat produk UMKM bisa memiliki daya saing.

Bukan tanpa alasan, karena melalui kemasan produk yang berkualitas, harapan kedepan produk lokal bisa jadi tuan rumah di pasar domestik yang dikonsumsi masyarakat. Menyangkut, menurut datanya, saat ini ada sekitar 50 persen yang pasarkan adalah produk impor.

Herry Barus Lihat semua artikel →