Knauf Optimis Capai Pertumbuhan 7% di Tahun 2017

Oleh : Ridwan | Rabu, 19 Juli 2017 - 08:55 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Maraknya pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah membuat industri sektor properti dan turunannya mulai bergeliat. Meski di semester satu proyek pembangunan suram, tak menghalangi PT Knauf Gypsum Indonesia melakukan inovasi dan pelebaran usaha. Produsen gypsum ini masih optimistis bisa tumbuh sampai akhir tahun nanti.

Sales and Marketing Director PT Knauf Indonesia, Samuel Hutabarat mengatakan, perusahaannya berekspektasi tumbuh sesuai prediksi pertumbuhan ekonomi pemerintah Indonesia. Di tahun 2017 ini, paling tidak Knauf menyasar pertumbuhan 6-7 persen dibandingkan tahun lalu.

Sayangnya ia enggan membeberkan bagaimana hasil usaha perusahaannya di 2016 lalu. "Saat ini kondisi proyek belum naik, tapi kami sudah menyiapkan produksi," ujar Samuel disela Konferensi Pers, Selasa (18/7/2017).

Ia menambahkan, saat ini market terbesar kami lebih banyak di Indonesia bagian barat. "Dengan beroperasinya pabrik kami yang di Gresik, ditambah produksi pabrik yang di Cikampek, itu akan cukup untuk mensuplai kebutuhan di Indonesia," terangnya.

Seperti diketahui, PT Knauf Gypsum Indonesia telah memiliki dua pabrik di Indonesia yang berada di Cikampek, Jawa Barat dengan luas lahan mencapai 157.764 meter persegi dan pabrik di Gresik yang akan segera beroperasi dengan luas lahan mencapai 54.607 meter persegi.

Disisi lain, Regional State Manager PT Knauf Gypsum Indonesia mmenjelaskan, Saat ini kami berusaha tingkatkan utilisasi dari 80 persen menjadi 90 persen.

"Tahun 2016 lalu pencapaian kami sesuai target, sementara di semester pertama tahun 2017 target kami sudah terlampaui sesuai utilasi 30 persen. Sedangkan untuk semester kedua, kami optimis akan tumbuh melebihi semester pertama kemarin," ucap Denny.

Selain sebagai bagian penetrasi pasar Indonesia Timur, Knauf menjadikan kemampuan produksi tersebut juga sebagai investasi jangka panjang. Kalau-kalau proyek mulai tumbuh dan mulai banyak yang berminat bermain ke bisnis gypsum.  

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →